8 Fakta Seputar Hair Extension yang Kamu Wajib Tahu

Hair extension jadi solusi praktis untuk kamu yang ingin memanjangkan rambut dalam sekejap. Yang perlu kamu lakukan hanyalah pergi ke salon dan memilih jenis hair extension yang ingin kamu pakai. Sangat mudah, bukan?

Kisaran harga beragam, tergantung jenis hair extension yang kamu pilih. Hair extensions yang terbuat dari human hair (rambut manusia) biasanya dibanderol dengan harga yang lebih mahal.

Per 10 ikat rambut, human hair dijual sekitar 500 ribuan Rupiah. Biasanya, kamu akan membutuhkan sekitar 50 ikat extension untuk satu kepala. Jika dikalkulasikan, kamu harus menyiapkan bujet di atas Rp 2,5 juta agar terlihat natural dan tebal.

hair extension 1
Pemasangan hair extension di salon. (Foto: Shutterstock)

Jika memilih untuk melakukannya di salon, kisaran harga hair extension bisa berada di angka Rp 6 jutaan. Apakah kamu sudah menyiapkan bujet khusus untuk melakukan prosedur rambut yang satu ini?

Sebelum memutuskan untuk melakukan hair extension, ada baiknya melakukan riset terlebih dahulu. Apa saja fakta seputar hair extension yang perlu kamu tahu? Apa saja kelebihan, kekurangan, dan pantangannya?

1. Apa itu hair extensions?

Hair extension merupakan teknik menyambung rambut yang sudah dilakukan sejak ratusan tahun lalu. Popularitasnya melejit sejak beberapa tahun lalu di kalangan wanita yang ingin memanjangkan rambut dalam sekejap.

Rambut yang dipakai terdiri dari dua jenis, yaitu rambut asli (human hair) dan rambut sintetis yang terbuat dari serat plastik. Soal perawatan, rambut sintetis jauh lebih praktis dan tidak rewel. Namun tampilan rambut yang dihasilkan tidak sebagus dan senatural human hair. Synthetic hair juga sulit dicatok dan diwarnai, sehingga tak bisa dipakai untuk jangka waktu terlalu lama.

2. Teknik pemasangan hair extensions

Lem keratin.

Ini merupakan teknik pemasangan hair extensions untuk kamu yang punya batang rambut tebal. Karena cara pasangnya yang menggunakan lem, kamu hanya bisa melakukan prosedur ini di salon terpercaya.

Setelah memilih tekstur dan warna hair extensions yang sesuai keinginan, rambut palsu akan direkatkan dengan jarak sekitar 5 sentimeter dari akar rambut. Kelebihan hair extensions jenis ini adalah daya tahan yang sangat oke, karena dijamin tak mungkin lepas.

Sayangnya, proses pemasangannya punya risiko yang lebih tinggi karena berpotensi menempel pada kulit kepala. Jika tidak dirawat dengan benar, hair extensions ini bisa menyebabkan rontok akibat akar rambut yang tertarik.

Clip on extensions.

hair extension
Clip on hair extensions. (Foto: Shutterstock)

Ini merupakan teknik pemasangan hair extension yang paling efisien. Hemat waktu, praktis, dan bisa dilepas pasang kapanpun kamu mau. Cara perawatannya juga mudah, karena bisa dicuci menggunakan baby shampoo dan diangin-anginkan.

Clip on extensions jadi cara paling aman karena tidak membuat akar rambut sakit dan tertarik. Sayangnya, extension jenis ini mudah lepas dan terlihat berantakan saat dipakai. Jadi, kamu harus ekstra hati-hati saat memasang klip rambut.

Ring.

Selain lem, hair extensions yang dipasang menggunakan ring sangat populer karena hasilnya yang tampak natural. Ring yang berwarna hitam akan menyatu dengan akar rambut, sehingga tampak seperti rambut asli.

Namun, proses pemasangannya cukup menyakitkan karena akar rambut yang tertarik. Kamu harus ekstra hati-hati saat keramas dan sisiran agar rambut tidak tertarik dan rontok.

hair extension 2
Proses pemasangan hair extension di salon. (Foto: Shutterstock)

Karet.

Ada juga teknik pemasangan extension menggunakan lilitan atau ikatan karet berwarna hitam. Teknik ini juga diklaim lebih ramah, aman, dan tidak melukai akar rambut. Untuk memasang hair extension dengan teknik ini, kamu harus melakukannya di salon terpercaya. Hati-hati saat keramas dan menyisir rambut, ya!

3. Sesuaikan dengan tipe rambut.

Sebelum memutuskan untuk melakukan hair extensions, selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan hairstylist kepercayaan kamu. Tipe dan tekstur rambutmu juga mempengaruhi teknik pemasangan hair extension yang harus dipilih, lho.

Kamu yang berambut tebal dan sehat bisa menggunakan teknik pemasangan hair extension apapun. Namun untuk kamu yang berambut tipis dan mudah rontok, disarankan untuk main aman dengan clip on hair extension. Karena jika salah memilih teknik pemasangan, akar rambut berisiko tertarik, luka, dan menyebabkan kerontokan parah.

Agar akar rambut dan kulit kepala senantiasa sehat meski menggunakan hair extensions, sebaiknya pilih shampoo yang menutrisi sampai ke dalam. Seperti CLEAR Strong and Soft Shampoo yang mengandung Nutrium 10 dan mineral.

4. Hair extension butuh perawatan ekstra.

Agar senantiasa lembut dan mudah diatur, hair extensions juga harus diperlakukan seperti rambut asli, lho. Hair extensions yang terbuat dari human hair harus dicuci (keramas) secara berkala menggunakan shampoo. Kamu bisa mengangin-anginkan dan menyisir hair extension agar cepat kering dan tidak mudah kusut. Ini penting agar rambut senaniasa fresh dan tidak bau!

5. Ketahui teknik sisir yang tepat.

hair extension 3
Sisir rambut menggunakan sisir bergigi jarang. (Foto: Shuttersrtock)

Agar akar rambut tidak tertarik dan terasa sakit saat disisir, sebaiknya pilih sisir bergigi jarang. Saat menyisir, lakukan searah dengan memegang sambungan hair extensions agar tidak sakit saat ditarik. Dengan melakukan hal ini, risiko kerontokan akan sangat berkurang.

6. Frekuensi dan teknik keramas.

Untuk meminimalisir potensi kerontokan, kamu tak dianjurkan keramas setiap hari. Dua atau tiga hari sekali cukup ideal untuk menjaga kesegaran rambutmu. Apa poin penting yang harus diperhatikan?

1. Hindari keramas dengan air panas agar lem atau sambungan rambut tidak rusak.

2. Hindari mengacak rambut atau melakukan gerakan memutar karena akan membuatnya kusut.

3. Lakukan gerakan menyisir searah menuju ujung rambut (vertikal).

7. Juga bisa ditata.

Tahukah kamu bahwa clip on hair extensions (yang terbuat dari human hair) juga bisa distyling seperti rambut asli? Kamu bisa mewarnai hair extension-mu mengikuti warna rambut asli agar terlihat menyatu dan alami. Untuk menambah tekstur dan volume, clip on juga bisa dicatok atau di-blow menggunakan hairdryer. Bebas sesuka hati!

hair extension 4
Rambut tampak tebal dan panjang berkat hair extensions. (Foto: Shutterstock)

8. Pahami kapan hair extension harus dilepas.

Kamu harus melepas atau melakukan maintenance saat rambut tumbuh semakin panjang (akar turun). Ini penting agar rambut tidak terasa semakin berat saat disisir. Kamu juga harus peka jika frekuensi rambut rontok semakin tinggi. Jangan ambil risiko!