Roll Rambut: Manfaat, Jenis, Cara Menggunakan, dan Kisaran Harganya

Temukan berbagai jenis rol rambut yang bisa kamu coba.

Kamu pasti sudah familier dengan roll rambut, kan? Tapi, apakah kamu tahu bahwa alat penataan rambut ini ada banyak jenisnya? Tiap jenis roll bisa menggantikan fungsi masing-masing alat penata rambut. Roll bukan hanya bisa digunakan untuk membuat rambut terlihat keriting, tetapi juga efek blow dry, dan memberi volume pada akar rambut.

Manfaat Menggunakan Roll Rambut.

Memang sih, alat penggulung rambut ini sejatinya digunakan untuk membuat rambut keriting. Roll juga bisa digunakan untuk menambah volume pada akar rambut. Kamu hanya perlu mencari roll yang tepat dan ukuran yang sesuai dengan rambutmu. Supaya maksimal, gunakan juga Dove Volume Nourishment Shampoo dan Conditioner, agar hasil gulungan rol semakin bervolume.

Manfaat lain dari roll adalah mengurangi efek buruk dari curling iron atau catokan rambut. Kamu memang perlu waktu lebih lama untuk mendapatkan hasilnya, bahkan bisa semalaman. Tetapi, dengan cara ini, rambut tidak akan terpapar suhu esktrem yang dapat membuatnya cepat rusak.

Jenis-jenis Rol: Velcro Rollers.

Penggulung rambut berukuran besar bisa menghasilkan gaya rambut wavy yang loose, misalnya velcro rollers. Roll berbahan velcro ini didesain untuk membuat rambut menempel pada roll, sehingga kamu tidak perlu jepit atau hair clips untuk menahan gulungannya. Jenis rol ini dikenal juga dengan manfaatnya untuk membuat rambut lebih keriting di bagian bawah, dan juga memberi volume di bagian akar.

Rol rambut dengan bahan velcro
Gaya old-school rol berbahan velcro. (Foto: Shutterstock)

Sayangnya, roll dengan bahan velcro ini tidak direkomendasikan untuk kamu yang punya rambut yang panjang, karena saat digulung biasanya rambut akan menjadi makin tebal. Namun, roll dengan jenis ini sangat cocok untuk rambut bob pendek.

Diameter dari velcro rollers ada berbagai macam. Semakin besar diameternya, hasil keritingnya akan semakin loose.

Wanita asia dengan rambut korean c-curls
Hasilkan korean c-curl dengan menggunakan rol pada ujung rambut. (Foto: Hariono Halim)

Cara menggunakannya: Kamu bisa memakainya pada rambut setengah basah maupun kering. Untuk hasil yang maksimal sebaiknya digunakan minimal 4 jam atau dibiarkan semalaman.

Harga untuk roll ini dibranderol mulai dari Rp20.000 – Rp60.000.

Hot Rollers atau Steam Rollers.

Dua jenis roll ini mengandalkan suhu untuk menatanya. Bedanya, hot rollers mengandalkan suhu panas (dry heat) untuk membuat hasil gulungan lebih cepat selesai. Sedangkan steam rollers menggunakan uap (steam) untuk mengunci kelembapan rambut.

Hasil dari steam rollers adalah gaya rambut keriting yang shiny. Jadi jika kamu ingin mendapatkan hasil yang messy seperti beach wavessebaiknya kamu jangan menggunakan roll ini.

Wanita asia dengan gaya rambut keriting sosis dari rol rambut
Menggunakan hot rollers akan ciptakan hasil yang licin dan sleek. (Foto: Hariono Halim)

Mana yang lebih ‘sehat’ untuk rambut, hot/steam rollers atau curling irons? Pilihan kami harus jatuh pada roll ini.

Suhu dari roll sudah diatur sesuai kebutuhan, dan dipastikan akan selesai dalam waktu maksimal 45 menit. Sedangkan curling iron memiliki range suhu yang variatif, hasilnya juga instan. Tentu curling iron bisa merusak rambut.

Cara menggunakannya: Saat roller selesai digunakan, jangan buru-buru dilepas. Diamkan dulu 15 menit agar hasil keriting lebih ‘matang’. Nah, setelahnya baru deh kamu lepaskan gulungannya sambil menyisir rambut dengan jari. Untuk hasil yang lebih rapi, gulung semua bagian rambut ke dalam arah gulungan yang sama.

Roll dengan listrik seperti ini memang dijual dengan harga yang cukup mahal, mulai dari Rp1.000.000 – Rp2.000.000.

Rod Hair Rollers.

Roll yang satu ini dikenal juga dengan nama roll rambut sosis. Roll ini tersedia dalam berbagai ukuran diameter. Bentuknya panjang dan rambut harus dililit pada rod hair rollers sedikit demi sedikit.

Wanita asia dengan rambut keriting spiral pendek
Menciptakan gaya keriting ini bisa menggunakan rod rollers. (Foto: Hariono Halim)

Untuk hasil keriting ringlet yang kecil, gunakan rod dengan diameter kecil. Sedangkan untuk hasil rambut yang lebih loose, gunakan rod dengan diameter besar.

Cara menggunakan: Bagi rambut menjadi bagian-bagian kecil dan gulung rambut secara vertikal. Kalau kamu menggunakannya pada rambut setengah kering, pastikan rambut sudah benar-benar kering saat gulungan dilepaskan. Keringkan dengan hair dryer bila perlu.

Harganya mulai dari Rp28.000 – Rp48.000, tergantung dari besar ukuran yang kamu butuhkan.

Foam Rollers. 

Nah, rol ini cocok untuk kamu yang malas menata rambut saat bangun di pagi hari. It will save you an hour!

Bahan foam umumnya sangat lembut jadi cocok untuk semua jenis rambut. Klip di bagian luar roll dapat menahan bentuk rambut cukup kuat, jadi meskipun dibawa tidur, roll tidak akan mudah lepas. Bagusnya lagi, bahan foam yang lembut tidak akan menyakiti kulit kepala saat tidur.

Wanita dengan rambut keriting alami
Gaya keriting klasik dengan rol berbahan foam. (Foto: Hariono Halim)

Cara menggunakan: Gulung rambut saat rambut masih dalam keadaan lembap dan biarkan semalaman. Jika kamu ingin hasil yang lebih defined, sisir dengan jari. Namun jika kamu ingin hasil keriting yang natural dan loose, sisir rambut dengan rounded brush.

Roll ini dijual dengan harga Rp250.000 – Rp300.000, sesuai dengan banyaknya foam di dalam satu setDalam satu box, biasanya terdapat 20 – 30 foam.

Nah, itu dia beberapa jenis roll rambut, cara penggunaannya, serta kisaran harganya. Dengan mengganti catokan dengan roll, kamu bisa mendapatkan rambut yang indah tanpa terasa kering di ujung rambut. Selamat mencoba!