Tanya Jawab Minggu Ini: Apakah Keramas Setiap Hari Baik untuk Rambut?

Tim All Things Hair kini membuka kesempatan Tanya Jawab (T&J) tiap minggu untuk kamu yang punya pertanyaan seputar gaya dan perawatan rambut. Kami ingin membantu menjawab segala kegalauan dan keraguan kamu, jadi silakan kirim pertanyaan lewat email ATHidmanager@gmail.com dan nantikan jawabannya di sini.

Sertakan juga nama akun sosialmu (Instagram, Twitter atau Facebook) supaya kami bisa menghubungi seandainya pertanyaanmu terpilih. Siapa tahu ada kejutan menantimu!

Minggu ini, ada satu pembaca yang bertanya seputar rutinitas keramas. Perbedaan pendapat mengenai yang satu ini sering kita jumpai ada yang bilang lebih baik keramas setiap hari, dua hari sekali, atau bahkan seminggu sekali. Ada yang merasa lebih nyaman untuk keramas setiap hari karena rambutnya mudah lepek, ada juga yang merasa keramas setiap hari itu tidak perlu. Menurut mereka yang suka keramas dua hari sekali, keramas dengan shampoo setiap hari justru jadi penyebab rambut berminyak. Anggapan ini akhirnya berkembang jadi mitos yang tak pernah ditemukan jawaban pastinya.

Pertanyaan ini juga ditanyakan oleh Rizky di Jakarta. Simak pembahasan lengkapnya di sini!

Untuk mengetahui apakah keramas dengan shampoo setiap hari punya andil dalam membuat rambutmu makin berminyak, kamu harus mengerti dulu penyebab rambut berminyak.

Beranggapan bahwa keramas setiap hari jadi penyebab rambut berminyak ibarat mencari mana yang duluan muncul, telur atau ayam. Ternyata sebagian orang memutuskan untuk melakukannya karena merasa rambutnya terlalu berminyak. Nah, sebenarnya apa sih penyebab rambut berminyak sendiri?

Mengetahui penyebab rambut berminyak.

Minyak rambut sebenarnya sangat bermanfaat untuk kesehatan rambut. Fungsinya untuk melembapkan rambut, menjaga fleksibilitas batang rambut, sehingga batang rambut tak mudah patah. Namun saat produksinya berlebihan, minyak rambut justru dapat membuat rambut lepek dan kehilangan volumenya. Jika dibiarkan, minyak ini dapat menumpuk di kulit kepala dan jadi penyebab ketombe.

keramas-setiap-hari-membuat-rambut-berminyak-akar-berminyak
Rambut yang berminyak biasanya dapat dicirikan dari akar rambutnya. (Foto: Hariono Halim)

Nah, ada beberapa hal yang memicu produksi minyak berlebih di kepala, misalnya faktor keturunan, kebiasaan makan yang salah, gangguan hormon, dan juga strategi perawatan rambut yang salah.

Keramas setiap hari bikin rambut berminyak: mitos atau fakta?

Lalu, apakah kegiatan mencuci dan membilas rambut dapat membuat rambut berminyak? Jawabannya: tergantung pada jenis rambutmu. Mencuci rambut setiap hari tidak akan membuat rambutmu berminyak jika dilakukan dengan benar. Jika kamu merasa rambutmu semakin berminyak saat lebih rajin keramas, ada beberapa kemungkinan yang terjadi: kamu tidak membilas rambut dengan bersih, salah dalam penggunaan conditioner , atau rambutmu memang secara alami cenderung berminyak. Pemilihan produk yang kurang tepat juga bisa membuat kondisi ini lebih parah.

Kesalahan-kesalahan pada keramas ini justru bisa menimbulkan masalah baru. Kami mengerti bahwa kegiatan keramas cukup menyita waktu. Karena itu kamu harus mempersiapkan waktu yang cukup, jangan sampai terburu-buru saat keramas, sehingga shampoo dan conditioner dapat terbilas dengan sempurna.

keramas-setiap-hari-membuat-rambut-berminyak-keringkan-rambut
Pastikan rambut kering sempurna agar tidak mudah lepek. (Foto: Hariono Halim)

Banyak kondisi rambut yang justru mengharuskan kamu untuk membersihkan rambut setiap hari. Nah, ada beberapa hal yang harus jadi perhatianmu sebelum kamu memutuskan untuk keramas setiap hari.

Cara tentukan apakah keramas setiap hari baik untukmu.

1. Jadikan aktivitas sebagai acuan

Aktivitas masing-masing individu yang berbeda-beda dapat mempengaruhi cara untuk merawat rambut. Misalnya nih, kamu aktif nge-gym setiap hari. Wajar kok kalau kamu merasa perlu untuk mencuci rambut setiap hari. Keringat berlebih pada bagian akar rambut dapat memperparah rambutmu yang mudah berminyak, jika tidak segera dibersihkan.

Begitu pula dengan kamu yang lebih sering beraktivitas di luar ruangan. Terpaan polusi dan debu dapat menimbulkan masalah-masalah rambut baru.

2. Pilih shampoo yang sesuai dengan kebutuhan kulit rambut

Secara logika, semua jenis shampoo memiliki tugas yang sama: untuk membersihkan sisa kotoran dan minyak secara menyeluruh. Namun ada kondisi dimana shampoo yang kamu gunakan justru membuat kulit kepala kering. Untuk mensubtitusi kekeringan inilah, maka kulit kepalamu berusaha beradaptasi dengan memproduksi minyak lebih banyak.

Misalnya seperti Dove Volume Nourishment Shampoo. Formulanya sudah diukur sedemikian rupa, sehingga mampu melembapkan rambut tanpa membuatnya kering. Yang membuat kami jatuh cinta pada rangkaian Dove Volume Nourishment Shampoo dan Conditioner adalah formulanya yang tidak membuat rambut berat, tapi dapat melembapkan batang rambut. Penggunaan rutin tidak akan membuat rambut kering.

Nah, jika permasalahanmu ada di kulit kepala, kamu bisa coba TRESemmé Deep Cleanse and Protect Shampoo yang dilengkapi dengan ekstrak ginger dan green tea, dua bahan dengan manfaat detoks, yang bisa membersihkan rambut secara menyeluruh. Menggunakan rangkaian produk ini setiap hari justru bisa membantu kamu melawan rambut berminyak dan mudah berketombe.

3. Keramas dengan air bersuhu ruangan

Ucapkan selamat tinggal sejenak pada air hangat. Meskipun keramas dengan air hangat dapat membuatmu rileks, namun kebiasaan ini bisa memperparah kondisi rambut berminyak. Air hangat dapat membuat kulit kepalamu kering, dan membuat kulit kepala memproduksi minyak rambut lebih banyak lagi. Jika kamu ingin keramas setiap hari, hindari menggunakan air hangat secara rutin. Gunakan air dengan suhu ruangan atau sesuai dengan suhu tubuhmu, untuk menjaga kelembapan rambut.

Meski tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa mencuci rambut tiap hari akan memicu produksi minyak di rambutmu, tidak semua rambut perlu dicuci setiap hari, misalnya rambut diwarnai, rambut yang sudah diluruskan (smoothing) atau dikeriting secara permanen. Mencuci rambut bisa mengikis lipid dan protein — yang membentuk struktur rambutmu. Dengan memastikan kamu memakai shampoo dan conditioner yang ringan, kamu bisa melindungi dan memperbaiki kondisi rambut. Dalam skala yang sangat kecil, hal ini tidak akan membuat perbedaan signifikan pada tekstur dan penampilan rambutmu.