Tampil unik dengan 7 variasi gaya waterfall braid

Tim All Things Hair | 15 Juli 2018
×

Cocok untuk kamu yang ingin tampil beda dan bosan dengan gaya kepang yang biasa-biasa saja.

Jenis kepang yang satu ini mungkin tak sepopuler French braid atau Dutch braid, tapi tampilannya tak kalah cantik dengan kedua kepang rambut klasik pendahulunya.

Dinamakan waterfall braid karena jalinan rambut yang terbentuk mirip air terjun. Ada banyak variasi kepang waterfall yang bisa kita buat menggunakan gabungan teknik kepang tiga untai (three strands braid) dengan French braid dan halo braid.

Tidak diketahui pasti kapan gaya kepang air terjun ini mulai ada, namun pada awal tahun 2000-an, gaya kepang ini mulai populer. Penasaran ingin mencobanya? Kami sudah kumpulan beberapa variasi kepang waterfall yang bisa kamu coba.

 



Variasi kepang air terjun (waterfall braids)



 

Kepang waterfall standar

Model rambut waterfall braids warna tembaga.
Semakin kaya paduan warna rambutmu, semakin cantik bentuk kepang yang kamu hasilkan. (Foto: Shutterstock)

Dimulai dengan variasi standar kepang waterfall. Tak masalah apakah rambutmu dibelah tengah atau pinggir, kamu tetap bisa mencobanya. Mulai dengan mengepang dari dekat pelipis, lalu lanjut melingkar di belakang kepala.

Waterfall braids sederhana dengan kepang di dalam.
Gaya kepang ini digunakan pada rambut ikal bergelombang. (Foto: Shutterstock)

Agar semakin cantik, berikan aksen wavy atau keriting jika rambut aslimu lurus. Cara lainnya adalah dengan menambahkan warna agar tampilan akhirnya terlihat lebih bertekstur dan berdimensi.

Salah satunya adalah dengan mencoba ombre yang memadukan warna terang dan gelap. Rekomendasi kami, kamu bisa mencoba ombre cokelat yang akan bisa membuat ilusi rambut terlihat lebih bervolume.

Tip editor: Untuk tatanan rambut yang lebih awet, semprotkan TRESemmé Salon Finish Extra Hold Hairspray secara merata pada rambut.

TRESemmé Extra Hold Hair Spray

Tenang saja, spray ini tidak akan membuat rambut terasa lengket ataupun kaku. Cocok untuk menghadiri acara seharian namun tak punya banyak waktu untuk berdandan atau touch up.

waterfall braids pada rambut warna ungu.
Gaya kepang waterfall dengan variasi pada ujung kepang. (Foto: Raquel Burst)

Selain bentuk kepang secara keseluruhan, kamu juga bisa membuat beberapa variasi pada ujung kepang. Jika biasanya ujung kepang akan terlihat tersembunyi dan menyatu dengan kepangan, kamu juga bisa membiarkannya menjuntai menjadi sebuah kepang baru.

Kepang waterfall bertingkat.

Waterfall braids model bertingkat.
Gaya kepang bertingkat ini idealnya digunakan pada rmabut panjang. (Foto: Shutterstock)

Merasa lebih mahir dengan keterampilan mengepangmu? Saatnya mencoba gaya kepang waterfall yang lebih rumit. Tertarik dengan variasi kepang bertingkat seperti ini? Pastikan rambutmu setidaknya melebihi bahu agar tampilan akhirnya lebih ideal.

Tip editor: Kalau kamu cukup sering bereksperimen dengan gaya kepang, sebaiknya kamu memberikan nutrisi tambahan yang bisa membantu menguatkan rambut. Ini penting, sebab saat mengepang, rambut ikut tertarik, dan tak jarang akan patah di tengah atau tercabut dari akarnya jika kondisinya rapuh. Saran kami, gunakan Dove Total Hairfall Treatment Shampoo yang bisa membuat rambut menjadi kuat.

Dove Total Hair Fall Treatment Shampoo

Shampoo ini mengandung Trichazole yang bisa menutrisi akar dan memperkuat rambut dari akar hingga ujungnya. Jika digunakan secara rutin dengan Dove Total Hairfall Treatment Conditioner, rambut rontok akan berkurang setelah 2 minggu!

Versi sanggul kepang.

Waterfall braids dengan paduan sanggul kepang.
Bisa dijadikan sebagai inspirasi sanggul pengantin. (Foto: Shutterstock)

Alih-alih membuat kepang melingkar di belakang kepala, sanggul kepang ini dimulai dengan membuat bando French braid kemudian dilanjutkan membuat kepang kedua yang ujungnya digulung menjadi sebuah sanggul.

Half updo waterfall braid.

Waterfall braids dengan half updo.
Gaya rambut waterfall braids dengan half updo. (Foto: Verity Jane Smith)

Untuk gaya yang lebih chic, misalnya sebagai ide model rambut bridesmaid, kamu bisa membuatnya dalam variasi half updo. Jika pada gaya standar kamu membuat satu jalinan kepang tanpa henti secara melingkar, pada gaya ini kamu membuat dua jalinan kepang yang kemudian diikat menjadi simpul di tengah.

Waterfall braids dengan model rambut kepang klasik.
Kombinasi dengan teknik kepang yang lain? Kenapa tidak! (Foto: Shutterstock)

Berbeda dengan variasi kepang air terjun half updo, kamu bisa lanjut mengepang ikatan sisa rambut yang menjuntai  dengan teknik kepang yang lain. Salah satunya dengan mencoba teknik fishtail braid.

Semoga rekomendasi gaya kepang waterfall pilihan kami ini cukup menginspirasi ya!

COOKIES ON THE SITE

Unilever uses cookies to give you the best experience online and to provide anonymised, aggregated site usage data. You can find out what cookies we use, what they do and how you can disable them in our Cookie Policy. By browsing our sites, you consent to use cookies. By closing this message, you consent to our use of cookies on this device in accordance with our cookie policy unless you have disabled them.