14 Teknik Pewarnaan Rambut dan Variasi Warna yang Bisa Dicoba di 2021

Mulai dari balayage hingga highlight, ombre hingga lowlight; masing-masing teknik pewarnaan dari macam-macam warna rambut punya ciri khasnya masing-masing.

Apakah resolusimu di tahun baru adalah mencoba teknik pewarnaan warna yang berbeda? Atau justru mewarnai rambut adalah pengalaman baru dan menegangkan untukmu? Apapun kondisimu saat ini, ada baiknya kamu memahami macam-macam warna rambut beserta teknik pewarnaan rambut apa saja yang bisa kamu coba.

Bertolak belakang dengan kepercayaan banyak orang, mewarnai rambut tidak berarti harus memberikan warna pada seluruh bagian rambut. Ada banyak teknik pewarnaan yang bisa kamu coba untuk mendapatkan hasil yang berbeda-beda. Penasaran apa saja teknik pewarnaan rambut yang bisa kamu pilih?

Nah, sebelum memilih warna rambut, kamu bisa mencoba teknik sesuai dengan jenis rambut agar tahu bagaimana cara merawatnya. Ikuti hair quiz sederhana dari All Things Hair sebelum membaca artikelnya lebih lanjut.

1. Bleaching.

Pada dasarnya, bleaching adalah sebuah proses kimia yang meluruhkan melanin alami rambut, sehingga rambut hitam atau berwarna gelap akan pudar dan menjadi terang.

wanita kaukasia dengan model rambut bleaching
Gaya rambut bleaching. (Foto: Shutterstock)

Bleaching bisa kamu coba beberapa kali sesuai kebutuhan. Jika kamu ingin mengaplikasikan warna rambut yang jauh lebih terang dari warna asli rambut, misalnya warna rambut pastelcolourist-mu biasanya akan menyarankan melakukan bleaching hingga level 10. Warna pastel sangat populer, bahkan menjadi salah satu tren rambut Jepang dan Korea.

Teknik pewarnaan bleaching pada wanita kaukasia
Pewarnaan rambut bleaching bisa jadi kanvas kosong untuk coba berbagai warna.(Foto: Shutterstock)

“Metode ini dapat menghilangkan serat alami yang bertugas melapisi inti rambut (memiliki nama lain 18-methyleicosonoic acid atau 18-MEA, dan membuat rambut terasa kering dan kasar.” -Peter Bailey, Global Technical Manager Hair Care Unilever

Warna rambut bleaching juga patut kamu pertimbangkan lho! Sebelum mencoba bleaching, kamu wajib tahu konsekuensi yang akan rambutmu alami setelah proses ini. Rambut kita yang awalnya halus dan lembut dapat mendadak menjadi kering dan kusam.

Tip Editor: Untuk merawat rambut bleaching, kamu harus menggunakan purple shampoo untuk menjaga warnanya agar tidak brassy. Kamu bisa mencoba TRESemmé Color Radiance & Repair for Bleached Hair Shampoo dan Conditioner yang bisa menjaga warna rambut pirang dan membuat ujungnya tidak mudah rontok.

Jangan khawatir, simak cara merawat rambut yang rusak akibat bleaching!

2. Warna Rambut Permanen.

Sesuai namanya, teknik pewarnaan tunggal pada seluruh bagian rambut. Sifatnya bisa kamu sesuaikan dengan keinginanmu, yakni permanen ataupun temporer. Jika sudah mantap dengan satu warna rambut, tak ada salahnya mencoba warna rambut permanen yang dapat bertahan hingga 6 bulan.

warna rambut permanen pada wanita asia
Warna rambut permanen juga perlu perawatan tepat. (Foto: Shutterstock)

Sebaliknya, warna rambut temporer biasanya akan mulai pudar setelah 6 kali keramas.

Warna rambut permanen salah satu teknik pewarnaan
Warna rambut solid untuk penyuka gaya natural. (Foto: Shutterstock)

Kebanyakan warna rambut punya pilihan permanen, namun biasanya warna rambut permanen adalah warna yang beberapa shade lebih dekat dari warna asli rambutmu (lebih gelap atau lebih terang).

Warna rambut cokelat brunette gelap
Warna natural yang manis untuk semua warna kulit. (Foto: Shutterstock)
Wanita asia dengan warna rambut dark brunette pada wanita asia
Warna rambut cokelat seperti ini sangat natural, cocok untuk pemula. (Foto: Shutterstock)

Salah satu warna rambut permanen favorit kami adalah variasi warna rambut cokelat, mulai dari cokelat gelap, cokelat karamel, hingga cokelat kemerahan.

3. Warna Rambut Temporer.

Teknik pewarnaan rambut temporary hayley williams macam-macam warna rambut.
Siap dengan warna terang yang tak permanen? (Foto: REX by Shutterstock)

Agak sulit membedakan warna temporer sulit dengan warna permanen, apalagi hanya dengan mata telanjang. Yang membedakannya adalah produk developer yang kamu pilih. Teknik pewarnaan rambut temporer cenderung aman, dan ada juga pilihan untuk kamu yang vegan.

Yang menarik dari warna temporer adalah kamu bisa dengan santai bereksperimen dengan berbagai macam warna rambut tanpa harus bleaching berulang kali. Warnanya yang cepat luntur dapat menjadi kanvas yang baru untuk mencoba warna selanjutnya.

Two tone hair color
Think outside of the box! (Foto: Shutterstock)

Harus diperhatikan bahwa warna temporer sangat mudah luntur, terutama jika kamu mencoba warna pastel atau warna yang sangat terang seperti warna rambut kuning atau oranye.

Rose Gold Balayage
Coba warna rambut yang lebih vibrant, yuk! (Foto: Shutterstock)

Tip editor: Untuk warna yang vibrant, kamu perlu produk rambut khusus rambut diwarnai. Mengapa? Kamu butuh produk rambut yang bisa menjaga kelembutan rambut sekaligus menjaga keawetan warnanya. TRESemmé Color Radiance & Repair for Colored Hair Shampoo diformulasikan khusus untuk ini! Kombinasikan dengan TRESemmé Color Radiance & Repair for Colored Hair Conditioner supaya rambut tetap lembut maksimal.

Masih belum yakin dengan pilihan kami? Cek produk yang cocok untuk kamu dengan menganalisa jenis rambut!

4. Teknik Rambut Balayage.

Warna rambut balayage pada rambut gelap
Warna rambut balayage ini bisa bikin kamu makin trendy. (Foto: Shutterstock)

Kini kepopuleran balayage sudah melampaui highlight dan teknik pewarnaan rambut lainnya. Teknik balayage juga memiliki nama lain freehand colouring, yang memberikan hasil akhir alami. Intensitasnya bisa kamu sesuaikan dengan seleramu, mulai dari heavy hingga lightly coloured.

Dapatkan gaya rambut sunkissed hangat dan manis pada balayage rambut hitam hingga pirang, tergantung dengan macam-macam warna rambut yang sedang kamu gunakan.

5. Highlight.

Highlight dengan warna rambut abu-abu
Highlight nggak harus warna pirang, kok! (Foto: Shutterstock)

Ada yang ingat bagaimana tren rambut sebelum teknik highlight populer? Teknik pewarnaan rambut ini dikenal jauh sebelum balayage menjadi standar pewarnaan rambut yang keren.

Highlight ash brown pada wanita asia
Paduan highlight pada warna rambut cokelat dan ash brown. (Foto: Shutterstock)

Yang membuat teknik highlight sangat populer adalah karena dapat memberikan dimensi pada rambut, dapat membuatnya terlihat tebal atau bercahaya dengan efek permainan warna. Ada juga yang memanfaatkan highlight sebagai trik contouring pada wajah loh!

6. Foiling.

Ada cara menggunakan highlight, cara tradisional adalah dengan menggunakan hair cap. Lalu cara lainnya adalah dengan foiling. Tujuan foiling adalah membungkus rambut secara individual dan bisa digunakan highlight atau balayage. Teknik ini menggunakan alumunium foil yang digunakan pada rambut, membungkusnya agar rambut yang berwarna tak tercampur dengan rambut yang tak menggunakan warna.

7. Splashlight.

Teknik pewarnaan rambut splashlight sempat menjadi tren rambut pada awal tahun ini. Splashlight adalah teknik mewarnai rambut dengan warna pirang di bagian tengah rambut yang memiliki warna gelap di bagian ujung bawah dan pangkal rambut. Tujuan menggunakan warna ini adalah untuk memberikan kesan sunkissed pada bagian tengah rambut secara horizontal. Jadi, warna cat rambut yang bisa kamu gunakan adalah pirang.

Tidak menutup kemungkinan juga untuk menggunakan warna-warna bernuansa vibrant seperti pink, hijau, atau kuning. Kamu bisa memulai splashlight dengan warna rambut cokelat atau pun hitam.

8. Hair Streak.

Teknik pewarnaan rambut Luma Grothe Hair streaks warna biru.
Cukup percaya diri untuk jadi pusat perhatian? (Foto: REX by Shutterstock)

Teknik pewarnaan rambut ini mungkin terbilang jadul dan sangat terkesan tren rambut 90-an. Namun dengan pilihan warna terbaru (seperti warna rambut violet atau turqouise) akan membuat teknik ini menggiurkan untuk dicoba.

Selain keren, warna vibrant akan memberikan kontras yang keren pada rambut hitammu. Tak perlu khawatir rambut akan rusak karena rambut yang perlu diwarnai hanya 20% dari keseluruhan rambutmu!

9. Lowlights.

Lowlight nicole scherzinger macam-macam warna rambut.
Warna rambut lowlight cocok untuk kamu yang punya rambut hitam. (Foto: REX by Shutterstock)

Jika kamu lebih familiar dengan highlight, saatnya kamu berkenalan dengan teknik lowlights loh! Teknik highlight bekerja efektif untuk menerangkan beberapa bagian rambutmu, sedangkan lowlight digunakan untuk menggelapkan sebagian warna rambutmu. Warna yang dipilih tak melulu harus hitam.

balayage hair
Gaya rambut balayage klasik. (Foto: Shutterstock)

Teknik ini bisa kamu coba jika kamu merasa warna rambut yang kamu pilih terlalu terang, dan kamu ingin memberikan corak warna yang bisa membuatnya terlihat lebih natural.

10. Ombre.

Ombre adalah teknik memberikan sapuan warna pada rambut, biasanya perpaduan gelap dan terang, hingga terbentuk gradasi warna yang lembut. Biasanya, warna rambut yang lebih terang diberikan di bagian ujungnya.

warna rambut sombre pada wanita kaukasia
Sombre bisa kamu coba. (Foto: Shutterstock)

Meski kedengarannya mirip dengan dip dye, teknik ombre tak punya harsh line atau garis batas warna yang kasar diantara kedua percampuran warna.

11. Sombre.

Sombre adalah ombre dengan versi yang lebih lembut. Kontras antara akar dan ujung rambut biasanya hanya berjarak dua level warna. Berkat akarnya yang gelap dan gradasinya yang smooth, kamu nggak perlu sering-sering ke salon.

12. Dark Root.

Teknik pewarnaan rambut root colour ella eyre warna cokelat dan akar gelap.
Warna ini masih akran dengan warna rambut ombre. (Foto: REX by Shutterstock)

Warna rambut dark root sekilas mirip dengan ombre. Namun biasanya ombre diaplikasikan pada ujung rambut, sedangkan teknik dark root membiarkan warna akar tetap hitam alami.

Dark Roor pada wanita asia dengan rambut pink
Coba warna terang dengan akar hitam agar tampak lebih natural.(Foto: Shutterstock)

Teknik pewarnaan rambut ini cocok untuk kamu yang memiliki warna kulit gelap dan tak yakin saat memilih warna terang. Warna rambut dengan akar hitam akan membuat warnanya tetap terlihat netral.

13. Two Tone Hair.

Teknik pewarnaan rambut two tone hair irene kim dengan berbagai variasi warna rambut
Pilih dua atau lebih warna pada rambut hitammu. (Foto: REX by Shutterstock)

Sekilas mungkin teknik pewarnaan rambut ini mirip dengan highlight namun karena pilihan warnanya yang lebih dari satu, teknik ini dinamakan two tone hair.

Biasanya, warna yang dipilih lebih vibrant seperti biru, hijau, atau violet. Kamu juga bisa memadukan beberapa warna sekaligus untuk menciptakan warna rambut pelangi yang playful!

14. Money Piece.

Money piece adalah teknik pewarnaan rambut yang cukup low maintenance dan murah, karena pewarnaan biasanya hanya pada bagian depan rambut saja.

tow tone hair e-girl

Beri warna hanya pada bagian depan saja. (Foto: Shutterstock)Money piece adalah warna rambut kekinian khas e-girl hairstyle. Rambut hanya diwarnai di bagian depannya saja, sisanya dibiarkan dalam warna alaminya. Kamu bahkan bisa mewarnai rambut sendiri di rumah!

Itulah macam-macam warna rambut berdasarkan teknik pewarnaannya! Semoga dengan membaca ini, kamu tidak bingung lagi untuk menentukan mana yang sesuai dengan kepribadianmu (tentunya yang juga sesuai dengan budget!).

Artikel selanjutnya

Hair Quiz