Bikin Rambut Sehat, Ini Kelebihan Henna Rambut yang Perlu Kamu Tahu

Berani coba mewarnai rambut dengan Henna?

Henna adalah pewarna alami yang terbuat dari daun pohon hina atau pacar (Lawsonia Inermis) yang tumbuh di dataran Asia dan Timur Tengah. Zat pewarna ini sudah dipakai bangsa Mesir sejak ribuan tahun lalu, tepatnya sekitar 1500 Sebelum Masehi.

Daun pohon henna ditumbuk dan dihaluskan menjadi bubuk, lalu dicampur air sampai berbentuk pasta. Bubuk henna yang berwarna hijau lumut ini dipakai untuk mewarnai rambut, kuku, alis, kain sutra, bahkan wool.

Saking multifungsi dan naturalnya, henna bahkan jadi bagian tradisi lukis tangan di India, lho. Negara dengan populasi terbanyak kedua di dunia ini mengenal henna dengan sebutan menhdi.

Sedangkan di Indonesia, tradisi lukis tangan menggunakan henna juga diadopsi oleh suku Bugis, Betawi, Aceh, Nusa Tenggara Barat (NTB), serta Minang.

seni lukis henna tangan
Henna kerap dipakai untuk seni melukis tangan. (Foto: Shutterstock)

Karena terbuat dari bahan alami, banyak hal yang bisa kamu manfaatkan dari henna, antara lain:

  • Melembutkan rambut
  • Mencegah rambut terlihat kusam
  • Melembapkan rambut
  • Mengatasi ketombe
  • Menyuburkan rambut
  • Menutupi uban

Karena mampu menutupi uban, tak heran banyak yang menggunakan henna sebagai pewarna rambut. Ingin tahu lebih lanjut soal do and don’ts serta panduan mengaplikasikan henna pada rambut?

Kelebihan Henna Rambut.

  1. Harga Terjangkau. Karena terbuat dari bahan alami seperti daun pacar, henna bisa kamu peroleh dengan harga yang sangat terjangkau. Harga henna bervariasi, mulai dari Rp2.000 per sachet sampai puluhan ribu untuk ukuran besar.
  2. Bikin Rambut Sehat dan Berkilau. Berbeda dari cat rambut yang mengandung zat kimia, henna yang sifatnya alami justru membuat rambutmu lebih sehat dan berkilau. Henna bekerja dengan melapisi kutikula rambut yang terikat dengan keratin, sehingga mampu menjaga rambut tetap berkilau.
  3. Menutupi Uban. Merasa terganggu saat uban mulai bermunculan di puncak kepala? Kamu bisa menutupi uban secara alami menggunakan henna.
    Caranya mudah, kok. Siapkan bubuk teh hitam dan seduh di air panas mendidih. Aduk rata, lalu campurkan dengan bubuk henna dan amla. Amla bisa kamu beli di e-commerce dalam bentuk bubuk. Aduk rata hingga berbentuk pasta kental, lalu aplikasikan merata pada area uban. Dijamin tak bikin kering!
  4. Bebas Dipakai Kapan Saja. Beda dari cat rambut yang tergolong keras, sifat henna yang gentle membuatnya aman dipakai kapanpun kamu mau. Tak bikin rambut rusak, justru henna akan membuat rambutmu semakin berkilau dan halus.
  5. Warna Henna Bersifat Permanen. Tak kalah berkualitas dari cat rambut biasa, warna henna bersifat permanen dan tak akan luntur sehabis keramas. Canggih, bukan?
mewarnai rambut dengan henna
Hati-hati. Jangan sampai henna terkena tanganmu, ya! (Foto: Shutterstock)

Kekurangan Henna Rambut.

  1. Butuh Waktu Lama. Agar warnanya meresap sempurna, henna harus didiamkan lebih dari 6 jam. Kamu harus siap dengan leher pegal dan ekstra hati-hati agar warna henna tak menempel ke mana-mana.
  2. Warna Rambut Tak Bisa Diprediksi. Karena terbuat dari bubuk daun hina/pacar, henna hanya bisa menghasilkan warna oranye. Sayangnya, intensitas warnanya juga sulit untuk diprediksi.
    Karena hasilnya merupakan perpaduan warna oranye dan rambut aslimu. Jadi sebelum memutuskan untuk mewarnai rambut menggunakan henna, kamu harus pastikan undertone kulitmu cocok dengan rona hangat seperti oranye, ya!
  3. Mudah Berantakan. Lagi-lagi karena sifatnya yang permanen dan super pigmented, Henna sangat mudah menempel dan meninggalkan noda yang susah hilang pada kulit.
    Gunakan sarung tangan saat mengaplikasikannya. Jika ragu, sebaiknya mintalah bantuan dari orang terdekat. Pastikan juga untuk mengalungkan handuk di area leher guna melindungi tengkuk, ya.
  4. Sulit Dihapus atau Dikoreksi. Henna berwarna oranye dan bersifat permanen. Sekali mewarnai rambut dengan henna, pahami bahwa nyaris mustahil untuk mengganti warnanya. Jika merasa salah warna, kamu hanya bisa bersabar menunggu rambutmu memanjang natural. Hal ini karena henna tak bisa ditimpa atau diisi dengan cat rambut permanen.
bubuk henna rambut
Mau tahu cara mewarnai rambut pakai henna? (Foto: Shutterstock)
  1. Campurkan 1 sachet bubuk henna dengan air bersih secukupnya.
  2. Aduk rata hingga berbentuk pasta.
  3. Pakai sarung tangan dan kalungkan handuk untuk menutupi area bahu agar tak terkena noda.
  4. Menggunakan sisir cat rambut, oleskan merata pada seluruh area rambut. Hati-hati, jangan sampai henna terkena kulitmu, ya.
  5. Tutupi rambut menggunakan shower cap atau plastic wrap.
  6. Diamkan hingga meresap dan mengering sempurna sekitar 6 jam.
  7. Bilas rambut sampai bersih di air mengalir. Pastikan tak ada sisa henna yang menggumpal atau menempel pada rambut.
  8. Jangan keramas selama dua hari, karena rambut tak boleh terkena air.

Nah, itu dia serba-serbi henna yang perlu kamu tahu. Henna yang alami sempurna untuk dijadikan opsi hair coloring yang aman karena tidak mengandung bahan-bahan kimia keras.

Namun jika tetap ingin mewarnai rambut dengan cat rambut biasa, kamu harus memperhatikan perawatan rambut setiap hari. Agar rambut tidak kering dan berubah kusam, sebaiknya keramas dengan TRESemmé Color Radiance & Repair for Colored Hair Shampoo dan Conditioner.

Shampoo ini diperkaya dengan Color Radiance Booster yang akan memberi perlindungan terhadap kerusakan dan membantu mempertahankan warna rambut berkilau dan lebih tahan lama!

Artikel selanjutnya

Hair Quiz