ATH Glossary: Kamus Istilah Rambut dan Hijab

Dari istilah model rambut, warna rambut, gaya hijab terkini, hingga perawatan rambut yang sedang populer di TikTok, temukan artinya di halaman Glossary ini!

Apa yang Kamu Cari?

A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

A

ACV: Singkatan dari Apple Cider Vinegar, produk yang berasal dari buah apel yang difermentasikan. Punya manfaat melembutkan rambut dan menyeimbangkan pH rambut.

Alopecia Areata: Kebotakan atau kerontokan rambut akibat penyakit autoimun.

Argan Oil: Minyak yang berasal dari ekstrak biji pohon argan yang tumbuh di Maroko. Biasanya digunakan untuk perawatan kulit dan rambut.

Asam Amino: Bahan pembentuk rangkaian peptida dan protein yang secara alami ada di tubuh manusia, termasuk kulit dan rambut. Berfungsi memperkuat dan memperbaiki batang rambut.

Ash: Warna rambut yang mengacu ke arah abu-abu.

Auburn: Istilah untuk menyebut campuran warna kemerahan dan cokelat.

B

Baby Bangs: Gaya poni yang super pendek.

Baby Hair: Istilah yang mengacu pada ‘anak rambut’.

Babylights: Teknik pewarnaan rambut yang menyerupai highlights, tapi dengan warna lebih soft. 

Bad Hair Day: Istilah ketika rambut sedang dalam kondisi susah diatur atau acak-acakan.

Balayage: Teknik pewarnaan rambut dengan mencampurkan dua atau lebih warna dengan sapuan kuas. Jika hasil pewarnaan highlight lebih mirip garis-garis warna tegas, hasil pewarnaan balayage lebih halus dan menyatu.

Banana Bun: Cepol yang dibuat dengan menggunakan aksesori atau penjepit rambut. Seperti namanya, hasil cepolannya menyerupai pisang. Meski sekilas mirip French Twist, tapi banana bun memiliki kesan messy dengan helaian sisi rambut yang panjang.

Bandana: Aksesori rambut menyerupai bando. Umumnya, bandana dibentuk dari kain segi empat (yang dilipat dua) dan memiliki motif.

Beach Waves: Gaya rambut dengan ikal longgar dengan hasil akhir messy. Bisa dibentuk dengan catokan biasa atau curling iron berdiameter besar.

Beeswax:  Bahan atau kandungan dari minyak lebah yang diolah hingga berbentuk seperti lilin. Biasanya digunakan pada pomade, wax, atau krim yang bisa membantu membentuk dan melembapkan rambut.

Bevel: Lekukan kecil pada rambut yang diciptakan menggunakan flat iron (catokan) agar rambut terlihat lembut dan lurus.

Biotin: Dikenal juga dengan Vitamin B7, biotin termasuk jenis vitamin B kompleks. Fungsi utamanya adalah untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut.

Bixie: Singkatan dari bob pixie. Digunakan untuk menyebut gaya rambut pendek a la 90 dengan guntingan layer atau shaggy yang penuh.

Bleach: Produk berbentuk powder, gel, cream, yang berfungsi memudarkan pigmen pada rambut sehingga bisa diisi warna lain.

Bleaching: Teknik pemutihan rambut atau melunturkan warna rambut. Dilakukan agar rambut bisa diwarnai dengan warna rambut yang lebih muda.

Blow: Proses penataan rambut dengan hairdryer dan sisir bulat agar rambut lebih bervolume.

Blunt Bob: Variasi model rambut bob dengan potongan bagian bawah rata tanpa layering.

Bob: Model rambut pendek yang biasanya dipotong rata sejajar dengan rahang.

Bobby Pins: Jepit rambut kecil dan pipih, umumnya berwarna hitam. Biasanya digunakan untuk menahan rambut dan menyematkan poni ke belakang. Sering juga digunakan untuk membentuk sanggul atau cepol.

BondolPotongan rambut wanita yang super pendek.

Bowl Cut: Potongan rambut pria yang identik dengan poni dan bagian rambut lain sama panjang. Dinamakan ‘bowl cut‘ karena hasil akhirnya membuat rambut tampak seperti mangkuk terbalik.

Brunette: Warna rambut kecokelatan. Istilah ini merupakan turunan bahasa Prancis, yaitu brunet (bentuk feminin dari brun) yang berarti cokelat atau berambut kecokelatan.

Bubble Hair: Cara mengikat rambut simpel dengan membentuk volume di tiap ikatan hingga menyerupai gelembung udara.

C

Caesar Cut: Potongan rambut cepak pria yang klasik dengan ciri khas poni pendek dan rata. Kadang disebut juga sebagai crop cut.

Cap Method:  Salah satu metode dalam proses bleaching yang menggunakan penutup kepala karet dengan lubang-lubang kecil untuk helai rambut yang ingin dilunturkan.

Catokan: Alat styling rambut yang menghasilkan panas. Berfungsi untuk meluruskan rambut.

Chestnut Brown: Variasi warna cokelat kemerahan. Sesuai namanya, warna rambut ini menyerupai chestnut (kacang kastanye).

Chiffon: Jenis kain tipis dan ringan yang sering digunakan sebagai bahan hijab.

Chignon: Gaya rambut cepol yang dibentuk di belakang leher. Biasanya, cepol dibentuk dengan melilitkan rambut. Istilah ini berasal dari bahasa Prancis ‘chignon du cou’ yang artinya ‘cepol yang ditata hingga leher’.

Chunky Highlights: Teknik pewarnaan rambut dengan menggunakan warna highlights yang lebih kontras atau mencolok dibanding warna rambut asli.

Ciput: istilah yang digunakan untuk menyebut dalaman (inner) kerudung.

Coconut Oil: Minyak kelapa. Dipercaya bermanfaat untuk memelihara kesehatan kulit dan rambut.

Conditioner: Pelembap rambut yang biasa digunakan setelah shampoo.

Cornrow: Model rambut kepang kecil-kecil yang beraturan mulai dari atas kepala hingga ujung rambut menyerupai barisan jagung.

Creambath: Perawatan rambut dan kulit kepala untuk melembapkan, melembutkan, dan menutrisi rambut. Perawatan rambut ini lebih berfokus di akar rambut, karena creambath dimaksudkan untuk menyuplai rangkaian vitamin dan menjaga kekuatan akar rambut.

Curling Iron/Curling Bar:  Alat penata rambut untuk mengeriting atau membuat aksen gelombang pada rambut dengan menggunakan panas yang dialirkan melalui platnya.

Curtain Bangs: Poni rambut dengan bentuk seperti tirai yang terbuka.

Curtain Haircut: Gaya rambut pria dengan belahan rambut yang dibuat seperti tirai terbuka. Versi pria dari curtain bangs.

D

Detangling Brush: Jenis sisir bergigi lembut yang dikhususkan untuk mengurai kekusutan. Pas digunakan oleh pemilik rambut kering atau keriting.

Dermatitis Seboroik: Penyakit kulit yang bisa menyebabkan kulit kepala bersisik dan mengelupas.

Dip-dyed: Teknik pewarnaan rambut untuk mengubah ujung warna rambut saja. Tidak ada gradasi warna, karena warna rambut yang baru terlihat seperti ‘dicelup’.

DIY: Singkatan dari Do It Yourself, yang berarti sesuatu yang dibuat sendiri. Biasanya, beberapa perawatan rambut dengan bahan alami dilakukan secara DIY.

Dreadlock: Nama lain dari gaya rambut gimbal.

Dry Shampoo: Shampoo kering yang pemakaiannya tidak perlu dibilas dengan air. Umumnya berbentuk spray, tapi ada juga yang berupa bubuk.

Dutch Braid: Model kepang rambut mirip French Braid, tapi teknik kepangnya disilangkan ke bawah. Hasil kepangan rambut juga lebih timbul.

E

Eksfoliasi: Pengelupasan sel kulit mati. Pada kulit kepala, hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan scrub atau produk khusus detoks rambut.

Emolient: Kandungan pada bahan alami yang berfungsi melembapkan rambut dan kulit.

Essential Oil: Minyak hasil olahan tumbuhan. Biasa digunakan sebagai aromaterapi atau minyak campuran dalam perawatan kulit dan rambut.

F

Faux Hawk: Punya arti ‘hawk palsu’. Bentuknya mirip mohawk, tapi tidak begitu ekstrem. Fokus potongan rambut ini tetap pada bagian atas yang dibuat menyerupai mohawk. Namun, bagian samping tidak dicukur habis seperti mohawk.

Fishtail Braid: Kepang modern dengan hasil jalinan yang mirip ekor ikan.

Flamboyage: Versi modern dari ombre dengan hasil gradasi warna yang lebih lembut.

Foiling: Cara mengaplikasikan warna pada batang rambut dengan menggunakan aluminium foil.

Foilyage: Pewarnaan rambut yang menggabungkan teknik foiling dan balayage. Hasilnya lebih smooth dan natural.

Folikel: Lubang kecil pada tubuh tempat tumbuhnya rambut.

French Bob: Potongan rambut bob pendek dengan poni. Panjang French bob biasanya sejajar pipi atau di bawah telinga.

French Crop: Potongan rambut pria pendek dengan model poni yang jauh di atas alis. Salah satu influencer atau selebgram yang terkenal dengan potongan rambut ini adalah Fadly Faisal.

French Twist: Gaya rambut updo yang ditata memutar di belakang kepala menjadi semacam bun. Model sanggul ini biasa digunakan pramugari.

Fringe: Poni rambut.

Frizzy: Kondisi rambut kering dan kusut.

G

Gel: Produk penata rambut dengan tekstur seperti cairan kental. Fungsinya untuk membentuk rambut sesuai keinginan.

Glycolic Acid: Disebut juga asam glikolat. Salah satu acid yang termasuk dalam kategori AHA (Alpha Hydroxy Acids) dan biasa digunakan dalam skin care untuk eksfoliasi. Populer juga digunakan pada kulit kepala karena manfaatnya untuk mengatasi ketombe dan rambut berminyak.

Granny Hair: Istilah untuk warna rambut abu-abu atau pirang platinum, yang menyerupai uban pada orang berumur.

H

Hair Branching Remover: Metode perawatan rambut bercabang tanpa harus memotong rambut. Biasanya alat yang digunakan disebut dengan split end trimmer.

Hair Care: Istilah untuk perawatan rambut dengan tujuan memperindah dan memelihara kesehatan rambut.

Hair Contouring: Teknik pewarnaan untuk memberi dimensi pada wajah menggunakan warna rambut yang diaplikasikan dengan kombinasi highlight dan sapuan tangan.

Hair Clip: Rambut sambungan dengan jepitan berukuran kecil.

Hair Crimper: Catok rambut dengan plat bergelombang seperti genteng. Hasilnya adalah rambut keriting dengan tekstur yang kecil-kecil. Biasa juga digunakan untuk membuat rambut lebih bervolume sebagai pengganti sasak.

Hair Dipping: Teknik pewarnaan rambut tanpa gradasi dan merupakan istilah lain untuk dip-dye. Hasil akhir terlihat sangat kontras antara rambut asli dengan warna cat.

Hair Extensions: Proses penyambungan rambut menggunakan tambahan rambut sintesis atau asli. Beda dengan hair clip yang menggunakan jepit rambut, hair extensions dijalin atau dilem dari dekat akar rambut.

Hair Mist: Spray rambut yang biasanya mengandung vitamin. Punya berbagai manfaat, mulai dari menutrisi, melembapkan, atau menjadikan rambut lebih wangi.

Hair Slugging: Metode perawatan rambut dengan cara membaurkan pelembap (biasanya hair oil atau minyak alami) pada seluruh rambut, membungkusnya dengan kaus kaki, lalu membiarkannya semalaman sebelum dibilas bersih. Biasa juga disebut sebagai hair oiling.

Hair Spa: Perawatan rambut untuk menutrisi dan meremajakan rambut. Cocok untuk yang punya rambut kering dan rusak, karena fokusnya ada pada batang rambut.

Hair Tonic: Produk perawatan rambut yang biasa digunakan untuk menjaga kesehatan kulit kepala. Umumnya, dimanfaatkan juga untuk merangsang pertumbuhan rambut baru.

Hair Waver: Kadang disebut juga sebagai three barrel curling iron. Memiliki 3 plat bulat untuk membentuk rambut bergelombang dengan cepat.

Hairspray: Produk untuk menjaga bentuk tatanan rambut agar bertahan lama. Kadang digunakan juga untuk merapikan anak rambut.

Half-up Pony Style: Gaya rambut dengan mengangkat setengah rambut ke atas.

Headband Braid: Gaya kepang dengan jalinan rambut yang dibentuk mengelilingi kepala menyerupai bando.

Heatless Hairstyle: Model atau gaya rambut yang dibentuk tanpa alat styling bersuhu panas.

Henna: Bahan pewarna rambut alami yang terbuat dari tanaman Lawsonia inermis.

Highlight: Proses pewarnaan rambut yang membuat sebagian atau seluruh warna rambut baru menjadi lebih terang daripada warna aslinya.

Hijab Paris: Jenis hijab dengan bahan dasar kain tipis dan agak menerawang. Yang membedakan dari kain lainnya adalah material kain paris rayon dan kain paris katun.

Hime CutModel rambut wanita Jepang dengan ciri khas potongan rambut bagian depan (bukan poni) yang dipotong lebih pendek. Rambut dipotong rata sebatas dagu untuk menciptakan efek disconnected yang sempurna.

I

Inverted Bob: Potongan rambut bob dengan bagian belakang lebih pendek dan berlayer. Populer juga dengan nama bob nungging.

Iritasi: Gejala yang muncul pada kulit berupa rasa panas, merah, gatal, dan ruam akibat rangsangan benda asing. Iritasi juga bisa mengarah pada kulit kepala mengelupas hingga kerontokan.

J

Jedai: Singkatan dari jepitan badai. Jepit rambut ini memiliki ‘gigi’ yang berfungsi menggulung rambut dan membuat posisinya tergulung lama. Biasanya terbuat dari bahan plastik.

Jelly Perm: Disebut juga hippie perm, yaitu tatanan gaya rambut keriting dan bergelombang yang sempat populer pada tahun 60-70an. Perm ini juga populer di kalangan K-pop idol.

Jilbab Instan: Jenis kerudung yang bisa langsung dipakai tanpa jarum pentul atau peniti.

Jojoba Oil: Minyak dari biji tanaman jojoba yang banyak tumbuh di Amerika Utara. Terkenal dengan fungsinya yang melembapkan kulit. Selain pada produk skin care, minyak alami ini juga banyak ditemukan di shampoo dan conditioner.

K

Keratin: Protein alami yang berfungsi untuk membentuk jaringan rambut, kuku, dan lapisan terluar kulit. Pada rambut, berkurangnya keratin bisa menyebabkan rambut kering dan mudah rusak.

Keratin Treatment: Perawatan rambut yang bertujuan menambah keratin ke dalam batang rambut. Hasilnya bisa membuat rambut lebih lembut, lurus, dan mudah diatur.

Ketombe: Serpihan kulit kepala berwarna putih, kadang disertai rasa gatal. Penyebab umumnya adalah pengaruh jamur Malassezia.

Kutikula: Lapisan terluar pada batang rambut yang berfungsi melindungi korteks (inti batang). Jika kutikula rusak, umumnya tekstur rambut akan terasa kasar dan rambut mudah kusut.

L

Layer: Istilah potongan rambut yang menyerupai anak tangga yang bertumpuk, dengan bagian luar/depan yang pendek dan bertahap memanjang ke bawah.

Lepek: Kondisi rambut yang terlihat kempis tak bervolume dan berminyak.

Lob: Singkatan dari long bob, yaitu model rambut bob versi panjang.

Lowlights: Teknik mewarnai rambut dengan pilihan warna yang lebih gelap. Kebalikan dari teknik highlights.

M

Man Bun: Gaya rambut pria yang dikuncir ke atas menjadi cepol.

Masker Rambut: Perawatan untuk menutrisi rambut. Biasanya menggunakan krim khusus atau campuran bahan alami.

Mermaid Hair: Warna rambut yang menyerupai warna sirip ikan duyung yang terpantul cahaya matahari di bawah laut. Biasanya berwarna biru, hijau, atau ombre hijau-biru.

Milk Tea Hair: Warna rambut soft beige (cokelat terang) yang mirip dengan warna secangkir teh susu.

Mohawk: Model rambut pria yang memotong habis bagian sisi samping rambut dan menyisakan bagian tengahnya saja dari depan hingga belakang. Bagian tengahnya cenderung panjang dan ditata ke atas, menyerupai jambul burung elang.

Money Piece: Teknik pewarnaan yang fokusnya hanya di helaian rambut bagian depan. Kadang disebut juga sebagai warna rambut e-girl.

Moscrape: Jenis kain dari keluarga crepe yang bertekstur agak licin. Biasanya digunakan untuk material hijab. Ciri khasnya tidak mudah kusut dan ringan.

Mousse: Produk penata rambut dengan tekstur seperti foam.

Mullet: Potongan rambut jadul yang pendek di bagian depan dan sisi kepala, tapi panjang di bagian belakang dan bawah.

N

Nude: Istilah yang bisa digunakan untuk mewakili warna natural. Warna nude juga mengacu pada warna beige atau krem. Sering digunakan pada warna hijab.

Natural: Bersifat alami. Dalam perawatan rambut, istilah natural mengacu pada hal-hal yang terbebas dari zat tambahan, pewarna, pengawet, dan paraben.

No-poo: Metode mencuci rambut tanpa shampoo dan hanya menggunakan conditioner.

O

Ombre: Teknik pewarnaan rambut yang memberikan efek gradasi. Biasanya rambut bagian bawah akan terlihat lebih terang.

Onion Bangs: Memiliki arti ‘poni bawang’, nama poni ini diambil dari kesan yang dihasilkan dari helaian poninya yang sekilas mirip akar bawang.

Organza: Jenis kain yang berasal dari negara Prancis. Dulu, kain organza terbuat dari serat sutra. Karena harganya yang cukup mahal, saat ini banyak kain organza yang terbuat dari bahan sintetis seperti serat nilon. Sering digunakan sebagai bahan hijab.

P

Paddle Brush: Jenis sisir seperti dayung yang berfungsi menstimulasi kulit kepala dan memperlancar peredaran darah. Cenderung aman untuk rambut rontok.

Pashmina: Jenis kain hijab panjang yang terbuat dari bahan cashmere, namun sekarang ini hijab pashmina sudah terbuat dari beraneka ragam motif.

Patterned Fade: Model rambut fade yang membentuk pola.

Peek-a-boo Hair: Trend pewarnaan pada rambut bagian dalam saja. Warna rambut tersembunyi ini akan terlihat jika rambut diikat atau diangkat.

Perming: Proses pengeritingan rambut menggunakan bahan kimia. Hasilnya bisa disesuaikan dengan keinginan, mau itu keriting ikal atau hanya sekadar rambut bergelombang. Umumnya hasil keriting bisa bertahan selama beberapa bulan.

Pigtails: Istilah untuk rambut dikuncir dua.

Pixie Cut: Potongan rambut wanita yang super pendek, bahkan cenderung cepak.

Platinum: Warna rambut pirang pucat yang terlihat seperti silver atau putih. Meski begitu, platinum umumnya masih memilih nuansa kuning muda yang hangat.

Polycotton: Bahan hijab yang sesuai namanya terdiri dari cotton dan polyester.

Pomade: Produk styling pria yang berbahan dasar minyak atau air. Tidak begitu kental seperti wax.

Pompadour: Gaya rambut pria dengan ciri khas volume di bagian atas rambut, yang membentuk seperti jambul.

Ponytail: Gaya rambut ekor kuda (dikuncir ke atas).

Printed scarf: Jenis scarf bermotif. Biasa digunakan sebagai hijab.

Protein Treatment: Nama lain keratin treatment. Perawatan rambut ini akan menambahkan protein ke folikel rambut. Tujuannya untuk memperkuat rambut dan mencegah kerusakan rambut.

Purple Shampoo: Shampoo toning dengan pigmen berwarna ungu untuk menghilangkan pigmen kuning pada rambut. Direkomendasikan untuk rambut yang diwarnai dengan melewati proses bleaching.

Q

Quiff: Gaya rambut pria dengan ciri khas rambut depan yang bervolume.

Queue: Gaya rambut khas orang Manchu. Rambutnya yang panjang dikepang menjadi ekor kuda, namun bagian depan dibiarkan gundul.

R

Rebonding: Teknik meluruskan rambut dengan obat khusus. Hasilnya akan sangat lurus dan cenderung kaku. Lebih tepat dicoba pada rambut yang sangat keriting atau punya batang tebal.

Rol Rambut: Alat untuk membuat gulungan pada rambut. Biasanya tersedia dalam berbagai jenis ukuran.

Rope Braid: Gaya kepang rambut yang juga populer disebut ‘kepang tambang’.

S

Satin: Jenis kain yang ditenun menggunakan teknik serat filamen seperti sutera (silk), nilon, atau polyester. Biasa digunakan sebagai bahan hijab.

Scalp Scaling: Perawatan khusus yang fungsinya membersihkan secara mendalam seluruh bagian kulit kepala.

Scrunchie: Ikat rambut elastis dari bahan kain.

See-through Bangs: Model poni tipis dan halus. Dinamakan see-through-bangs karena area dahi masih bisa terlihat dari balik poni.

Serum Rambut: Produk perawatan rambut yang berfungsi untuk memberikan vitamin dan melembapkan rambut. Konsentrat kandungannya biasanya lebih tinggi dibanding vitamin rambut.

Side Braid: Gaya kepang yang jalinannya dibentuk ke samping. Kadang dibawa ke depan hingga menjuntai ke depan bahu.

Silver Shampoo: Shampoo toning untuk mennghilangkan pigmen warna kekuningan pada rambut. Fungsinya mirip purple shampoo. Biasanya, silver shampoo dicari oleh mereka yang mewarnai rambutnya dengan warna silver atau abu-abu.

Shaggy: Potongan rambut dengan layer yang sengaja dibuat dalam panjang yang berbeda. Biasanya potongan rambut semakin pendek dan tebal hingga batas telinga dan mulai panjang serta menipis semakin ke bawah. Dibanding layer, hasil shaggy terlihat lebih messy (acak).

Skin Tone: Warna kulit yang dapat terlihat di permukaan kulit dengan mata telanjang.

Sleek Hair: Tampilan rambut yang licin dan rapi.

Smoothing: Proses pelurusan rambut yang membuat rambut lebih lembut dan mudah diatur. Biasanya menggunakan obat yang mengandung keratin.

Sock Bun: Gaya rambut cepol tinggi ke atas yang berbentuk seperti donat. Dibuat dengan menggunakan gulungan kaus kaki.

Space Bun: Gaya cepol dua yang populer berkat karakter Princess Leia di film Star Wars.

Spandex: Bahan yang terbuat dari serat sintetis ini memiliki karakter yang stretch sehingga nyaman dikenakan sebagai jilbab instan.

Spike: Gaya rambut pria yang memiliki ciri kas mencuat ke atas atau meruncing.

T

Taupe Hair: Warna rambut antara abu-abu dan cokelat.

Top Knot: Gaya rambut cepol. Top knot biasanya diikat kencang di puncak kepala.

Tortoise Shell Hair: Warna rambut kecokelatan yang bergradasi dari terang ke gelap. Bisa diaplikasikan dengan teknik highlight atau balayage. Dinamakan demikian karena terlihat seperti warna cangkang kura-kura.

Tourmaline: Jenis plat pada alat catokan rambut. Dibuat dari batu mulia yang mengandung mineral, sehingga tidak menimbulkan efek statis pada rambut.

Trichoptilosis: Kondisi ujung rambut bercabang. Biasanya disebabkan karena kurangnya nutrisi pada rambut atau terlalu sering menggunakan alat styling.

Turban: Penutup kepala dari kain yang dililit secara melingkar.

Two Blocks Haircut: Gaya rambut pria khas Korea Selatan dengan ciri rambut dicukur pendek dan rapi di sisi samping dan di belakang kepala, namun bagian atasnya dibiarkan panjang.

Two-strands Braid: Teknik mengepang rambut yang hanya menggunakan dua jalinan rambut.

U

Uban: Rambut yang memutih akibat kekurangan melanin. Umumnya, muncul seiring bertambahnya usia.

Undercut: Model rambut pria dengan ciri khas rambut bagian belakang dan samping yang ditipiskan. Bagian atasnya dipotong biasa.

Undertone: Warna dasar kulit yang ditentukan oleh gen dan tidak akan berubah. Biasanya digunakan untuk mencocokkan makeup dan warna rambut.

V

Velaterapia: Perawatan rambut asal Brasil untuk menghilangkan ujung rambut bercabang. Dilakukan dengan cara membakar rambut.

Vibrant: Warna cerah dan cenderung mencolok.

Voal/Voile: Jenis kain untuk pembuatan hijab yang memiliki sifat semi transparan, tipis, namun tidak menerawang. Kain ini kini memiliki beberapa variasi bahan, misalnya dengan kombinasi serat rayon, linen, dan silk.

Volumizing: Memiliki arti ‘memberi volume’. Pada shampoo atau produk rambut lainnya, efek yang dihasilkan adalah rambut yang terlihat lebih tebal dan lebih penuh.

W

Wavy: Rambut bergelombang.

Wax: Produk styling berbahan dasar minyak. Fungsinya untuk menahan bentuk rambut dalam waktu lama.

Wispy Bangs: Potongan poni tipis, serupa dengan see-through bangs.

Wolf Cut: Potongan rambut unisex yang populer di Korea Selatan, terinspirasi dari potongan rambut mullet. Model potongan ini membuat rambut terlihat lebih bervolume pada bagian atas, dan tipis serta kecil pada bagian bawah. Dinamakan demikian karena helaiannya menyerupai bulu serigala.

Z

Zinc: Jenis vitamin yang biasa digunakan untuk rambut rontok karena sifatnya merangsang pertumbuhan rambut pada folikel.

Zipper Braids: Gaya rambut kepang yang cukup kompleks dengan bentuk menyerupai ritsleting.

 

Belum menemukan yang kamu cari? Kirim pertanyaanmu ke ath.indonesia@gmail.com, isi form berikut, atau kirim DM ke Instagram @allthingshairid.

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya
Decoration image
Black hair
Hair Quiz