Tampil Maksimal Saat WFH dengan Tutorial Hijab Syar’i Ini

Pashmina berbahan sifon jadi pilihan untukmu yang ingin tampil syar'i dengan gaya yang manis.
Syari-Cover-782x439.jpg
Waktu
Tingkat kesulitan

Meski bekerja di rumah, tak ada salahnya untuk tetap tampil maksimal. Khususnya untuk kamu yang berhijab, kita harus siap ketika ada panggilan conference call meeting dadakan. Kali ini, tim All Things Hair berbagi tutorial hijab syar’i yang sederhana dan mudah dicoba siapa saja. Tak banyak peralatan yang diperlukan, jarum pentul pun hanya butuh dua buah saja.

Hijab yang kita gunakan adalah pashmina berbahan sifon. Pastikan kamu memilih bahan yang tidak terlalu transparan ya. Gunakan juga ciput ninja atau ciput yang menutupi semua bagian kepala untuk menghindari ada bagian yang terlihat.

Ikat rambutmu membentuk cepol di bagian belakang kepala. Agar rambut tidak mudah patah karena diikat setiap hari, gunakan Sunsilk Hijab Recharge Refresh& Hairfall Solution Shampoo​ yang diracik khusus untuk hijabers.

Kandungan ginseng pada shampoo ini dapat membantu menguatkan rambut dari akar hingga ujung. Selain itu, teknologi Perfume Touch-nya membuat rambut jadi wangi seharian.

Agar batang rambut tetap halus dan kuat, kami juga merekomendasikan penggunaan vitamin. Aplikasikan dari tengah hingga ujung rambut sebelum rambut diikat. Kita tak perlu lagi khawatir ikat rambut berbekas yang menyebabkan rambut patah.

Jika rambutmu sudah terawat, mencoba ragam model hijab pun tak lagi bermasalah. Yuk, kita langsung coba tutorial hijab syar’i berikut ini!

1

Kenakan Pashmina.

Kenakan pashmina di kepala dengan satu sisi lebih pendek dibanding sisi lainnya. Pilih pashmina berbahan ringan dan jatuh seperti sifon ceruti atau diamond Italiano.

Tips Editor: Agar tidak licin, kenakan ciput berbahan kaos atau bahan rajut. Bahan tersebut akan membuat hijab yang terbuat dari sifon lebih menempel dan tidak mudah bergerak.

2

Rekatkan Hijab.

Langkah tutorial hijab syar’i berikutnya adalah merekatkan hijab di bawah dagu. Lipat hijab di bagian rahang lalu satukan di bawah dagu dan lekatkan dengan peniti atau jarum pentul.

Tips Editor: Lipatan hijab dapat memengaruhi ilusi penampilan bentuk wajahmu. Untukmu yang memiliki wajah berbentuk hati atau lonjong, lipat hijab di tulang pipi. Untukmu yang punya wajah cenderung bulat, lipat hijab di bawah tulang rahang.

3

Ambil Sisi Pendek ke Belakang.

Bagian pashmina yang lebih pendek kita tarik ke belakang. Rapikan hingga hijab tidak menggelembung di bagian leher.

4

Tarik Sisi Panjang ke Belakang.

Ambil sisi hijab yang panjang ke arah yang berseberangan. Tarik ke belakang dengan rapi, lalu sematkan jarum pentul di bagian belakang dengan rapi.

Bagian pashmina yang lebih pendek kita tarik ke belakang. Rapikan hingga hijab tidak menggelembung di bagian leher.

5

Rapikan Hijab.

Uraikan hijab di bagian depan hingga menutupi dada. Rapikan bagian leher agar tidak menumpuk.

6

Sematkan Aksesori.

Untuk mempemanis penampilan, sematkan aksesori favoritmu. Kamu bisa memilih jepit rambut mutiara yang kini sedang hits, atau bros.

 

Tutorial hijab syar’i di atas cukup mudah diikuti kan? Selain gaya di atas, kamu juga bisa memilih model hijab syar’i yang lain menggunakan beragam jenis hijab.

1. Gaya Pashmina Sifon.

Wanita Asia memakai hijab warna abu-abu.
Gaya hijab syarí pashmina ini bisa untuk sehari-hari. (Foto: Shutterstock)

Untuk gaya sehari-hari, pashmina sifon bisa jadi pilihan untukmu yang ingin tampil santun. Tutorial hijab syar’i untuk gaya ini tidaklah sulit.

Kenakan hijab dengan satu sisi lebih panjang dari sisi yang lain. Ambil sisi bagian panjang ke atas kepala, lalu sematkan peniti atau jarum pentul di atas. Rapikan bagian depan dan kamu sudah selesai!

2. Gaya Pashmina Voile.

Wanita Asia memakai hijab sifon cokelat
Hijab menutup dada yang simpel. (Foto: Shutterstock)

Ingin tampil syar’i tapi lebih kasual? Gaya pashmina yang satu ini cocok untukmu. Kamu hanya perlu satu jarum pentul saja.

Kenakan pashmina dengan satu sisi lebih panjang. Biarkan sisi pashmina yang lebih pendek menjuntai di depan. Tarik sisi hijab yang panjang ke belakang, lingkarkan dan bawa kembali lagi ke depan. Tinggal rapikan, dan kamu siap bepergian.

3. Gaya Pashmina Pesta.

Wanita Asia memakai hijab pashmina pink dan tersenyum
Tampil manis dengan hijab syarí berlayer. (Foto: Shutterstock)

Gaya hijab syar’i menggunakan pashmina berikutnya bisa kita pakai untuk acara spesial seperti pesta. Cara menggunakannya mirip seperti gaya pashmina klasik.

Bedanya, kita rekatkan hijab di bagian samping, tepatnya di bawah telinga. Biarkan ada sedikit bagian hijab yang menjuntai membentuk layer di samping. Kamu pun siap tampil beda!

4. Gaya Hijab Segi Empat.

Wanita Asia memakai hijab syari warna hijau dan baju putih
Gaya hijab syar’i memakai kerudung segi empat. (Foto: Silmia Putri)

Hijab segi empat juga bisa kamu pilih untuk tampil syar’i. Namun, upayakan untuk memakai hijab dengan lebar minimal 120 x 120 cm agar menutup dengan rapi. Ada banyak gaya yang bisa dicoba. Salah satunya gaya klasik dengan bros seperti ini.

5. Gaya Hijab Instan.

Wanita Asia memakai hijab instan kaos syari merah
Hijab instan dengan desain modern untuk kerja di rumah. (Foto: Silmia Putri)

Untuk kamu yang lebih senang bergaya praktis saat di rumah, hijab instan jadi pilihan yang tepat. Jika ada panggilan conference meeting dadakan, tentunya kita tak punya banyak waktu untuk berdandan. Pilih hijab instan berdesain modern agar kamu tetap terlihat chic!

Inilah inspirasi gaya hijab syar’i menggunakan berbagai jenis hijab. Tampil santun nan manis sambil WFH di rumah, bukan hal yang mustahil kan?

Artikel selanjutnya