Tutorial Hijab Satin untuk Kebaya, Tampil Istimewa untuk Tahun Baru

Susah menata hijab satin untuk kebaya? Lihat caranya di sini.
Hijab-Satin-Cover-782x439.jpg
Waktu
Tingkat kesulitan

Mencari gaya hijab kebaya seringkali jadi tantangan tersendiri. Kesan formal nan tradisional dari kebaya membutuhkan padanan hijab yang anggun nan santun. Salah satu jalannya ada pada pemilihan bahan hijab. Pilih bahan yang tidak terlihat kasual, seperti hijab satin. Kain satin yang shiny bisa memberikan penampilan yang istimewa.

Hijab satin yang beredar di pasaran ada yang berbentuk segi empat, adapula bentuk selendang atau pashmina. Kamu bisa memakai keduanya. Memang, bahan satin cenderung licin. Untuk itu, pastikan memilih gaya yang sederhana agar tetap nyaman.

Untuk menyempurnakan kenyamanan, pastikan rambutmu bersih dan bebas ketombe ya. Jadi, kamu tidak banyak menggaruk rambut yang bisa merusak gaya hijabmu. Pilih shampoo yang diformulasikan untuk wanita berhijab seperti Sunsilk Hijab Recharge Refresh & Anti Dandruff Shampoo.

Kandungan jeruk nipis dan buah tin dapat membersihkan kulit kepala secara menyeluruh. Meski rambut lembap karena tertutup seharian, Sunsilk Hijab Recharge Refresh & Anti Dandruff Shampoo memberikan keharuman dan kesegaran ekstra hingga 48 jam.

Nah, jika kulit kepala dan rambut sudah siap, kita bisa bebas berkreasi dengan gaya hijab untuk kebaya. Berikut ini tutorial hijab untuk kebaya untuk inspirasimu!

1

Lipat Hijab Satin Menjadi Panjang.

Untuk tutorial jilbab yang satu ini, gunakan hijab satin segi empat. Lipat hijab secara simetris sehingga membentuk selendang. Jika kamu punya hijab satin berbentuk pashmina, kamu hanya tinggal melipat sedikit bagian ujungnya saja agar terlihat rapi. 

Pakai jilbab di kepala dengan dengan dua sisi sama panjang. Siapkan beberapa jarum pentul atau peniti untuk merekatkan hijab.

2

Rekatkan Hijab di Dekat Telinga.

Ambil ujung hijab bagian kanan, tarik ke arah yang berseberangan. Sematkan hijab di ciput bagian dekat telinga dengan jarum pentul atau peniti. Pastikan lapisan hijab di sebelah kiri ikut melekat dengan rapi.

3

Buat Layer di Sebelah Kiri.

Buat aksen layer (bertumpuk) di satu bagian hijab. Ambil ujung hijab di sebelah kiri, lalu tarik ke belakang. Sematkan dengan jarum pentul.

4

Rapikan Hijab Hingga Menutupi Dada.

Rapikan sisa hijab satin yang menjuntai ke belakang atau biarkan terurai menutupi dada. Kamu juga bisa merekatkan hijab dengan jarum pentul di atas kepala agar tidak mudah bergeser.

Tidak sulit kan membuatnya? Jika kamu enggan memakai hijab satin karena cenderung licin, kamu juga bisa kok memilih bahan hijab lain. Berikut adalah tiga rekomendasi bahan hijab yang cocok dipadukan dengan kebaya.

1. Hijab Sifon.

Bahan sifon yang ringan dan flowy juga bisa kita kreasikan menggunakan tutorial hijab kebaya di atas. Teksturnya lebih tipis dan tidak selicin satin. Ada banyak sekali jenis bahan sifon. Kami rekomendasikan bahan ceruti yang mudah dibentuk. Lihat saja tutorial hijab chiffon dari Natasha Farani di All Things Hair!

2. Hijab Organza.

Ingin tampil istimewa? Bahan organza jadi pilihan hijab untuk kebaya. Teksturnya agak kaku, tapi punya tampilan shiny seperti kaca. Bahan hijab ini tidak bisa dikreasikan menggunakan tutorial di atas. Kamu bisa memilih gaya klasik dan simple.

3. Hijab Voile.

Jika kenyamanan adalah poin utama, hijab berbahan organza jadi pilihan tepat. Bahan ini memang tidak terlihat mengilap, tapi beberapa jenis voile punya look yang lebih kaku dan formal tapi tetap nyaman dipakai. Hijab voile juga mudah dibentuk ke dalam ragam gaya.

Memakai kebaya bukan lagi tantangan besar untukmu pengguna hijab. Dengan sedikit trik, hijabmu akan terlihat istimewa. Menghadiri kondangan atau acara tradisional lainnya jadi makin percaya diri!

Artikel selanjutnya