Trik Memakai Jilbab Nude Saat Kerja di Rumah, Agar Tidak Terlihat Kusam

Jilbab bernuansa warna nude sedang jadi tren. Maksimalkan penampilanmu dengan trik berikut ini!

Masih ingat dengan tren hijab warna pelangi di tahun 2011? Kala itu, bukan jilbab nude yang populer, melainkan hijab dengan warna cerah seperti merah hingga kuning banyak jadi pilihan hijabers.

Kini tren tersebut telah berganti. Sejak tahun 2017, hijab nude dengan warna-warna seperti dusty pink, dusty purple, dan abu-abu lebih disukai para hijabers.Warna-warna nude mengesankan image yang lembut dan anggun. Tak heran, jika banyak pengguna hijab beralih dan memilih warna nude untuk penampilan mereka.

Namun, warna pucat ini tak sepenuhnya cocok dipakai oleh semua orang, khususnya oleh wanita Indonesia yang punya kulit kecokelatan. Kalau salah padu padan, jilbab bernuansa pucat bisa jadi membuat penampilan terlihat kusam. Apalagi, jika kamu sedang melakukan WFH (working from home) atau kerja di rumah. Saat tidak memakai make up, wajah bisa jadi terlihat lebih pucat.

Untuk menyiasati hal itu, kali ini Tim All Things Hair berbagi trik untuk tetap terlihat stand out meski memakai warna hijab pastel nude di rumah. Kamu bisa tampil sesuai tren, tapi tak terlihat aneh dan sesuai dengan gaya personalmu.

1. Kenali Jilbab Nude yang Cocok Dengan Warna Kulit.

Kain Jilbab nude
Palette warna nude sangat luas. Pilih yang sesuai dengan undertone kulitmu. (Foto: Shutterstock)

Palette warna nude sangat luas. Memang bedanya tipis-tipis, tapi dapat terlihat sangat berbeda di wajah kita. Jika salah pilih, hijab nude akan membuat wajah terlihat pucat atau kusam.

Sama seperti warna lipstik, warna hijab juga bisa disesuaikan dengan undertone kulit. Undertone cool atau warna kulit cenderung dingin bisa memilih hijab dengan warna pale purple, mint, atau peach.

Untukmu yang memiliki undertone warm, bisa memilih hijab warna nude bernuansa dusty rose, cream, dan pale yellow.

Tips Editor: Salah satu cara mengenali undertone kulit adalah dari warna urat nadi. Undertone kulit dingin ditandai dengan warna urat nadi cenderung biru, sedangkan undertone kulit hangat ditandai dengan warna urat baru cenderung hijau. Jika warna urat nadimu berada di antara keduanya, berarti kamu memiliki undertone netral.

2. Padukan Dengan Busana Bercorak.

Wantia Asia memakai jilbab nude panjang
Jilbab warna nude bisa dipadukan dengan busana bercorak. (Foto: Shutterstock)

Agar tetap terlihat stunning, padukan jilbab nude polos dengan busana bercorak. Kini, busana bermotif juga sedang tren. Kamu tinggal memilih busana dengan warna yang senada dengan hijabmu.

Kamu tak harus memakai busana dengan warna yang nude juga. Tak masalah jika memakai busana dengan warna bernuansa tropikal. Warna hijab yang pucat justru akan menjadi penyeimbang penampilanmu.

3. Pilih Jilbab Nude Bermotif.

Wanita Asia memakai hijab corak berwarna lembut,
Kenakan hijab warna pucat dengan corak untuk tampil stunning. (Foto: Hariono Halim)

Selain busana bercorak, kamu juga bisa tampil lebih stand out dengan hijab nude bercorak. Printed scarf juga tak kalah booming sejak tahun 2017 lalu. Sejumlah selebriti bahkan membuka usaha printed scarf dan laris manis.

Kamu bisa menyesuaikan motifnya dengan selera personalmu. Apakah kamu lebih suka corak bernuansa feminin seperti floral, atau kamu lebih suka corak abstrak untuk tampil lebih playful? Pilih sesuai dengan seleramu agar tampil lebih percaya diri!

Tips Editor: Kamu juga bisa bermain tabrak corak. Misalnya dengan mengenakan pattern scarf dengan busana bercorak. Agar tidak terkesan berlebihan, kenakan corak berbeda tapi dengan nuansa warna senada.

4. Berani Bermain Aksesori.

Wanita muslim Asia dengan aksesori anting
Tambahkan anting agar jilbab nude terlihat lebih stunning. (Foto: Shutterstock)

Trik lain agar tidak tampil pucat saat memakai hijab nude adalah bermain aksesori. Kini ada ragam pilihan aksesori untuk hijab, mulai dari bros, anting, hingga jepit rambut juga bisa dipakai oleh hijabers. Memakai aksesori hijab di rumah juga akan meningkatkan mood kerja kamu.

5. Pilih Bahan Hijab yang Tepat.

Tangan wanita menggenggam scarf
Pemilihan bahan jilbab sangat memengaruhi kenyamanan berhijab. (Foto: Shutterstock)

Hijab juga memiliki banyak variasi bahan. Untukmu yang ingin pakai hijab nude tapi tetap tampil stunning, pilih bahan hijab yang terlihat glowing seperti satin silk atau organza.

Namun, biasanya bahan-bahan seperti ini digunakan untuk acara tertentu yang berkesan festive dan formal seperti acara pernikahan. Kalau untuk di rumah saja, kamu bisa pilih bahan yang lebih nyaman dipakai seperti satin.

Selain bahan, kamu juga bisa memberikan kesan spesial dengan permainan payet. Kini ada banyak pilihan hijab berpayet kristal atau manik mutiara tapi tetap sederhana. Sesuaikan warna hijab nude berpayet dengan busana yang kamu pakai.

Namun, kamu juga harus ingat kalau kenyamanan dalam berhijab juga sangat dipengaruhi oleh kesehatan rambut dan kulit kepala. Bukan rahasia lagi, jika banyak hijabers punya masalah kerontokan.

Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari rambut yang diikat seharian hingga tertutup sehingga cenderung lebih lembap. Kami menyarankan para hijabers untuk memakai shampoo khusus hijab. Kamu bisa coba Sunsilk Hijab Recharge Refresh & Hairfall Solution Shampoo yang mengandung ginseng dan almond yang membantu menguatkan rambut.

Keharuman shampoo ini juga tahan lama hingga 48 jam. Tak ada lagi rambut bau karena tertutup seharian!

6. Tentukan Model Jilbab yang Tepat.

Dhana Xaviera gaya hijab kepang
Gaya hijab dengan padanan kepang? Kenapa tidak. (Foto: All Things Hair Indonesia)

Gaya hijab yang tepat dapat membuatmu terlihat stunning meski warnanya pucat. Ada berbagai tutorial hijab stylish yang bisa kamu ikuti, baik memakai pashmina maupun hijab segi empat. Kamu juga bisa memilih gaya hijab kepang yang unik ini, agar saat conference call kamu tetap terlihat fashionable.

7. Utamakan Kenyamanan.

Wanita Asia bernuansa pastel
Selalu utamakan kenyamanan dalam memilih hijab maupun pakaian. (Foto: Shutterstock)

Hal yang paling penting dalam berpakaian adalah kenyamanan. Jangan sampai kamu mengikuti tren yang ada, tapi tidak merasa keluar dari diri sendiri.

Jika jilbab nude membuatmu nyaman dan jadi diri sendiri, go for it! Tapi, jika kamu lebih suka tampil bold, jangan dipaksakan ya!

Tips Editor: Untuk kamu yang sering mengikat rambut untuk membuat cepol, jangan lupa perhatikan kesehatan batang rambut. Hindari karet gelang yang bisa membuat rambut kusut dan cenderung tertarik.

Sebaiknya, kamu menggunakan scrunchie yang lembut. Tambahkan juga perawatan vitamin agar rambutmu lebih lentur dan tak mudah patah.

Dengan memilih aksesori hingga jenis hijab yang tepat, kamu bisa tetap tampil stand out meski memakai hijab nude. Tak perlu takut terlihat pucat saat memakai hijab nude, dengan memilih warna yang tepat.

Ketahui undertone kulitmu, apakah cold, warm, atau neutral. Dengan begitu, memilih warna busana jadi lebih mudah. Terakhir, selalu utamakan kenyamanan ya. Meski tertutup hijab, kesehatan rambut dan kulit kepala tetaplah nomor satu. Selamat berkreasi!

Artikel selanjutnya