Tips Bebas Jilbab Kusut Karena Helm dan Inspirasi Gayanya

Seringkali hijab jadi berantakan dan kusut setelah naik motor. Trik-trik berikut ini bisa membuatmu tetap tampil rapi meski lepas-pakai helm!

Memakai helm saat naik motor dapat melindungi kita dari berbagai bahaya yang mungkin terjadi. Kepala sebagai bagian vital pada tubuh wajib dilindungi semaksimal mungkin. Jangan sampai malas memakai helm karena takut tatanan rambut rusak atau jilbab kusut.

Tak jarang jilbab jadi berantakan setelah melepas helm. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti penggunaan helm yang salah atau gaya hijab yang kurang tepat. Untuk para hijabers yang sering naik motor atau ojek online, ada beberapa siasat agar kamu tetap tampil prima meski lepas-pakai helm setiap hari. Simak tipsnya berikut ini!

1. Hindari pemakaian scrunchy yang terlalu besar.

cepol atau ikat rambut scrunchies hijab berwarna pastel yang bisa mencegah jilbab kusut
Scrunchies berukuran besar yang berfungsi sebagai cepol hijab. (Foto: Silmia Putri)

Ikat rambut yang tebal dan besar sering jadi pilihan hijabers agar bentuk hijab terlihat lebih proporsional. Ikat rambut atau scrunchies berukuran besar ini seringkali disebut cepol rambut. Namun saat memakai helm, cepol justru akan jadi penghalang. Helm jadi terasa sesak, dan tatanan jilbabmu bisa-bisa rusak.

Sebaiknya pilih ikat rambut berukuran kecil. Ingat, jangan mengikat terlalu kencang ya agar rambut tidak mudah rontok. Masalah rambut rontok seringkali dihadapi hijabers karena perawatan rambut yang salah. Gunakan juga shampoo khusus hijabers seperti Sunsilk Hijab Recharge Refresh & Hairfall Solution Shampoo yang membantu menjaga kekuatan rambut meski diikat setiap hari. Formula Perfume Touch pada shampoo ini juga membuat rambut tetap wangi meski tertutup seharian.

2. Perhatikan bahan hijab yang dipakai.

Wanita Asia memakai pashmina berbahan viscose dan berwarna putih
Hijab berbahan ringan seperti viscose dapat menjadi pilihan saat naik motor. (Foto: Natasha Estelle)

Pemilihan bahan hijab dengan tepat dapat mencegah jilbab kusut karena helm. Gunakan bahan yang tak mudah kusut jika kamu naik motor setiap hari. Beberapa pilihan bahan hijab anti-kusut adalah voile, viscose, dan polycotton. Hindari bahan yang mudah kusut seperti silk dan satin.

Selain menghindari bahan yang mudah kusut, sebaiknya kamu juga tidak memilih hijab dengan bahan yang licin seperti sifon. Hijab berbahan licin dapat dengan mudah berubah bentuk, hingga tatanan hijab bisa rusak saat memakai helm atau terkena angin.

Ingin mengikuti tren? Lihat inspirasi pemakaian jilbab voile motif di All Things Hair.

3. Tak lupa pakai ciput.

Wanita Asia berhijab memakai ciput ninja
Ciput ninja merupakan inner hijab yang menutupi bagian leher. (Foto: Hariono Halim)

Untuk menjaga hijab tetap pada bentuk yang rapi, usahakan untuk selalu memakai ciput atau hijab inner. Kini sudah ada beragam macam bentuk ciput mulai dari bandana hingga ciput ninja yang bisa menutupi leher. Bahan ciput yang ditawarkan juga bervariasi, mulai dari cotton spandex, rayon, hingga rajutan.

Pilih ciput dengan desain dan bahan yang paling membuatmu nyaman. Hindari memilih ciput dengan ukuran yang terlalu sempit, karena akan membuat kepala pusing seharian. Sesuaikan juga bentuk ciput dengan gaya hijab yang kamu pakai.

4. Bergaya simple tanpa banyak jarum pentul.

Wanita Indonesia memakai gaya hijab segi empat simple
Gaya hijab segi empat simple jadi pilihan saat naik motor. (Foto: Hariono Halim)

Gaya hijab juga sangat memengaruhi kenyamanan saat mengendarai motor. Pilih model hijab yang simpel tanpa banyak menggunakan jarum pentul dan peniti. Usahakan untuk tidak menggunakan lebih dari dua jarum pentul. Jarum pentul yang lepas karena terkena angin di jalan, bisa membahayakan pengguna jalan lainnya.

Hijab bergaya minimalis juga sedang tren tahun ini. Untukmu yang masih menggunakan gaya hijab tumpuk dengan banyak layer, sebaiknya disesuaikan lagi dengan acara yang dihadiri. Jika kamu menghadiri acara memakai motor, pilih gaya yang sederhana.

5. Memakai jilbab instan.

Wanita Asia memakai model jilbab instan terbaru
Jilbab instan juga jadi solusi praktis menghindari jilbab kusut saat memakai helm. (Foto: Silmia Putri)

Ingin lebih praktis lagi? Kenakan jilbab instan yang langsung pakai, tanpa jarum pentul ataupun peniti. Ada beragam desain jilbab instan yang dijual di pasaran. Tak ada lagi jilbab kusut jika kita memilih bahan hijab instan dengan benar, mulai dari bahan kaos, katun, sifon, hingga rayon. Kita tinggal menyesuaikan desain dan bahan jilbab instan dengan acara yang akan dihadiri.

Untukmu yang kurang suka pakai hijab instan, dan tetap ingin pakai hijab segi empat atau pashmina, tak masalah kok! Tetap pilih gaya yang sederhana. All Things Hair merangkum beragam gaya yang praktis dan tak mudah berantakan meski lepas-pakai helm. Berikut inspirasinya.

1. Effortless style.

Wanita Asia memakai hijab segi empat simple warna biru dongker
Gaya hijab segi empat yang satu ini terlihat effortless tapi tetap cantik. (Foto: Shutterstock)

Setelah sempat booming di tahun 90-an, hijab berbentuk segi empat kembali digandrungi. Kenakan hijab segi empat bergaya simple dengan satu jarum pentul di bawah dagu. Ikat hijab di belakang dengan rapi. Pilih bahan hijab voile atau ultrafine yang tak mudah lecek untuk menghindari jilbab kusut karena memakai helm.

2. Simple style.

Wanita Asia memakai pashmina biru bergaya simple
Pashmina bergaya simple seperti ini tidak mudah berantakan saat memakai helm. (Foto: Shutterstock)

Untuk tampilan yang satu ini, kamu membutuhkan pashmina dengan bahan yang tidak licin seperti viscose atau kain sejenis. Dengan begitu, kamu hanya membutuhkan jarum pentul untuk merekatkan hijab dan bros di bagian bahu sehingga hijab tetap pada posisinya.

3. Malaysian hijab style.

Wanita Indonesia memakai gaya hijab pashmina ala Malaysia
Gaya hijab dengan bagian dahi yang rapi seperti ini tidak mudah rusak meski memakai helm. (Foto: Hariono Halim)

Kamu juga bisa menggunakan pashmina ala hijabers Malaysia. Biasanya mereka mengenakan hijab dengan lipatan rapi di atas pipi, sehingga tidak ada rongga di bagian dahi. Berbeda dengan orang Indonesia yang lebih suka melipat hijab di bagian bawang rahang sehingga menutupi pipi dan membentuk lengkungan di dahi.

4. Pattern scarf style.

Wanita Asia memakai hijab segi empat motif berwarna netral
Hijab motif kini sedang naik daun. Kamu bisa memakainya dengan gaya sederhana saat naik motor. (Foto: Shutterstock)

Kamu juga bisa memilih hijab bercorak atau motif yang kembali booming di Indonesia sejak tahun 2017. Pilih hijab berbahan voile atau ultrafine yang tidak licin. Pakai satu peniti atau bros untuk melekatkan satu bagian hijab di bahu, dan biarkan sisi lainnya menjuntai.

5. Bizarre pattern style.

Wanita Asia memakai hijab dengan gaya kasual
Sematkan peniti di bagian samping untuk mendapatkan penampilan hijab yang unik tapi tetap nyaman. (Foto: Hariono Halim)

Memilih gaya hijab simple jadi tidak bisa tampil unik? Tak usah khawatir. Pilih gaya unik tetap dengan teknik sederhana. Kamu hanya perlu satu peniti untuk merekatkan hijabmu di bagian samping kepala, tepatnya di bawah telinga seperti ini agar ada aksen layer yang cantik.

 

Dengan pemilihan gaya hijab yang tepat, berkendara jadi pun lebih nyaman. Tetap patuhi aturan lalu lintas, tanpa takut mengganggu penampilan!

Artikel selanjutnya