10 Masalah Rambut Umum pada Wanita Berhijab, Apa Solusinya?

Mirip tapi tidak sama. Inilah yang bisa menjelaskan perbedaan masalah rambut wanita berhijab dengan masalah rambut wanita yang tidak berhijab pada umumnya. Masalah mungkin bisa serupa, tapi penyebabnya kadang beda jauh.

Untuk kamu yang berhijab, coba cek daftar di bawah. Kami yakin kalau beragam masalah ini relate banget ke kalian. Mana saja nih yang pernah atau sedang kamu alami saat ini?

1. Lepek atau Cepat Berminyak.

Yes, rambut lepek atau rambut yang cepat berminyak termasuk Big 3 untuk urusan masalah rambut wanita berhijab (bukan urusan K-pop ya, hehe). Ada alasan ilmiahnya juga lho.

Berdasarkan survey yang dilakukan Ipsos pada tahun 2018 lalu, suhu kulit kepala wanita berhijab di Indonesia lebih panas 0,5°C dibanding wanita yang tidak berhijab. Kadar pH kulit kepala hijabers Indonesia juga lebih rendah 20RH, sehingga kulit kepala pun lebih gampang berkeringat.

Belum lagi jika kamu menggunakan bahan hijab yang kurang bisa menyerap keringat. Lalu, panas-panasan. Wajar kalau lepek kan?

Solusi: Kalau memang aktivitasmu didominasi dengan kegiatan luar ruangan, ada beberapa hal yang bisa membantumu mengatasi lepek.

  • Untuk kegiatan harian, pilih bahan hijab yang ringan, seperti voile, ceruty, corn skin, atau paris. Kalau ada acara spesial, baru deh pakai hijab berbahan satin atau organza.
  • Pakai shampoo clarifying dan hindari shampoo moisturizing (melembapkan). Shampoo clarifying bagus untuk mengangkat kotoran dan minyak di kulit kepala. Khawatir formulanya bikin kering? No worries, lanjutkan dengan conditioner saja!

Shampoo hijab favorit kami adalah CLEAR Hijab Pure Anti Ketombe & Anti Lepek. Teksturnya gel ringan, dengan kandungan micellar water dan purified mint. Kombinasi ini pas banget untuk membersihkan minyak kulit kepala dan membuat rambut sehat mengembang.

2. Ketombe.

Berikutnya adalah ketombe, karena masalah ini sebenarnya bisa jadi lanjutan dari masalah rambut yang pertama. Penyebab lainnya bisa akibat dari penggunaan hijab di saat rambut masih lembap atau basah. Ingat ya, kulit kepala lembap adalah lahan subur tempat tumbuhnya Malassezia atau jamur penyebab gatal dan ketombe.

Solusi: Again, choose the right shampoo dan pastikan rambut sudah benar-benar kering sebelum kamu pakai hijab.

3. Rontok Berlebih.

Big 3 terakhir adalah rambut rontok berlebih dan bukan sekadar rontok harian yang standar. Penyebabnya juga beragam, nih. Bisa karena kondisi kulit kepala yang lebih panas dan lembap, ditambah bahan hijab yang bikin gerah, asupan nutrisi yang kurang, sedang sakit, hingga kebiasaan mengikat rambut yang terlalu ketat.

Solusi: Solusinya mirip dengan sebelumnya, tapi kamu bisa bantu dengan perawatan dari dalam. Kalau sering makan gorengan atau ngemil makanan manis, nutrisi tubuhmu mungkin kurang seimbang. Perbanyak buah, sayur, dan protein juga ya.

Jika rambutmu sedang rontok parah, cari tahu alasan dan cara mengatasinya di All Things Hair. 

4. Patah dan Rapuh.

Kerontokan rambut sebenarnya terbagi menjadi 2, rontok dari akar (seperti poin sebelumnya) dan rontok karena patah. Keduanya punya penyebab yang serupa: sering pakai alat styling atau punya kebiasaan mengikat rambut dengan kencang.

Solusi: Tinggalkan karet rambut yang biasa dan beralihlah ke scrunchie. Karetnya tak akan menyiksa batang rambutmu. Jika sedang sendirian di rumah, kamu bisa menggerai rambut saja atau menggunakan jedai.

5. Rambut Bau Apek.

wanita dengan hijab sedang di luar ruangan
Rambut yang bau apek termasuk masalah rambut wanita berhijab yang sering muncul. (Foto: Shutterstock)

Shampoo sudah wangi, kok rambutnya tetap bau? Nah, ini juga jadi masalah rambut wanita berhijab yang sering terjadi. Bau apek sebenarnya bisa karena kondisi rambut atau kondisi lingkungan.

Rambut lembap saja sebenarya tak akan menimbulkan bau apek. Namun, lain cerita kalau kalau rambutmu masih basah dan langsung ditutup hijab untuk beraktivitas. Begitu pula kalau rambutmu sudah beberapa hari tak dicuci lalu kamu berkeringat, ya wajar kalau jadi bau.

Lalu, faktor lingkungan. Kalau kamu ngojek untuk pergi ke mana-mana atau kegiatanmu banyak di luar ruangan, asap dan debu jalanan berpotensi bikin rambutmu bau.

Suhu panas memang bisa mendorong produksi minyak di kulit kepala. Setelah itu, keringat muncul. Bakteri di kulit kepala akan mengurai keringat menjadi asam. Ketika minyak alami, keringat, hijab yang lembap, dan polutan bergabung, hasilnya adalah bau apek.

Solusi: Meski sudah tertutup hijab, tak ada salahnya untuk memberi ekstra perlindungan untuk bagian kepala. Kamu bisa pakai tambahan pashmina atau bucket hat yang jadi salah satu trend hijab.

Lalu, sebisa mungkin gunakan bahan hijab ringan dan keringkan rambut sebelum pakai hijab. Jangan lupa juga untuk rajin mencuci hijab setiap hari. Hijab yang kotor tentunya bisa bikin rambut bau.

Kamu juga bisa menggunakan hair mist sebelum menggunakan hijab. Favorit kami adalah Sunsilk Hair Vitamin 3-in-1 Mist. Vitamin rambut berupa spray ini praktis dan tak akan bikin rambut lepek atau lengket. Di dalamnya ada kombinasi vitamin B dan aroma bunga camellia yang menutrisi rambut, membuatnya lembut, mudah diatur, sehat, dan pastinya wangi!

6. Rambut Kering dan Bercabang.

Yang ini mungkin terdengar tak biasa, tapi ada juga hijaber yang rambutnya kering dan bercabang dengan kulit kepala berminyak. Apakah kamu juga mengalaminya? Hal ini bisa disebabkan oleh kurangnya ruang bagi kulit kepala untuk bernapas.

Simpelnya begini. Ketika kamu memanaskan brownies atau roti di microwave atau airfryer, makananmu cenderung keras dan kering bukan? Ini karena panas yang dihantarkan membuat kandungan air dalam kue atau roti menguap. Proses yang sama juga terjadi pada rambutmu.

Solusi: Kulit kepala wanita berhijab memang lebih panas dan ini adalah fakta. Yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan hijab berbahan nyaman untuk aktivitas sehari-hari. Lalu, biarkan rambut tergerai di rumah agar kulit kepala bernapas. Kalau mau ngadem, di depan kipas angin pun boleh, hehe.

Untuk mengatasi batang rambut yang kelembapannya kurang, pastikan kamu rajin menggunakan conditioner. Kamu bisa pilih conditioner khusus hijaber dari Sunsilk.

Sunsilk Hijab 3-in-1 Conditioning Smoothies ini mengandung pomegranate, jahe, madu, dan mint yang diformulasikan untuk mengatasi 3 masalah utama hijaber: rontok, kering dan kasar, serta lepek. Conditioner ini juga punya teknologi Perfume Touch, rambutmu harum hingga 48 jam!

7. Kasar dan Kusam.

Selain kering, masalah rambut kasar dan kusam juga sering ditemui pada hijaber. Alasannya hampir mirip dengan masalah rambut wanita yang tak berhijab: styling!

Biasanya rambut jadi kasar dan kusam karena sering dicatok atau dikeriting dengan curling iron. Nah, hijaber biasanya sering pakai hair dryer atau pengering rambut agar rambut sudah benar-benar kering dan tak berujung lepek.

Solusi: Tukar jadwal keramasmu menjadi malam hari. Lakukan setelah kamu selesai beraktivitas, sekitar 1-2 jam sebelum tidur. Dengan begitu, rambutmu sudah kering di pagi hari.

Kalau memang kelupaan atau tidak sempat keramas di malam sebelumnya, kamu tetap bisa pakai hair dryer kok. Selain menggunakan shampoo untuk rambut rusak, pastikan saja kamu menggunakan heat protection spray untuk melindungi rambut dari suhu panas alat styling.

Kamu bisa coba TRESemmé Keratin Smooth Heat Protect Spray. Spray rambut ini mengandung keratin dan marula oil untuk melapisi setiap batang rambut. Lapisan ini yang akan melindungi rambut, sehingga batang rambut tak terpapar langsung pada suhu panas.

Solusi tambahan dari kami: ganti sarung bantalmu dari katun biasa menjadi silk. Bahan ini lebih halus dan mengurangi gesekan antara kain dan batang rambut. Trik yang oke untuk mengurangi rambut kering dan kasar!

8. Kulit Kepala Gatal.

Gatal tapi tak ada serpihan. Apakah itu berarti kamu bebas dari serangan ketombe? Belum tentu.

Ada ketombe yang terlihat (berupa serpihan putih) dan ada yang tak tampak. Ketombe memang bisa menyebabkan rasa gatal, tapi kondisi kulit kepala kering juga bisa menyebabkan rasa gatal. Penyebab keduanya hampir serupa: kulit kepala lembap, kulit kepala dehidrasi, atau kurang nutrisi.

Solusi: Cari tahu dulu penyebab rasa gatalnya. Jika karena lembap, gunakan perawatan dengan produk yang sesuai. Pilih yang fokus untuk anti-ketombe atau diformulasikan untuk kulit kepala. Jika karena dehidrasi atau kurang nutrisi, silakan fokus pada pola makan harianmu ya.

Kalau sedang di rumah, coba intip tips merawat rambut wanita berhijab.

9. Penipisan Rambut Bagian Depan.

Rambut rontok adalah hal wajar. Namun, kalau rambut jadi menipis hanya di bagian depan, hal ini harus segera jadi perhatianmu. Penipisan rambut ini biasanya terjadi karena rambut yang terlalu kencang diikat; bisa itu untuk ponytail atau untuk membentuk cepol. Jika hal ini dilakukan tiap hari dan konstan, akar rambut menjadi lemah dan rontok.

Solusi: Hindari mengikat rambut dengan ketat dan gunakan scrunchie yang lebih lembut. Jika ingin membentuk cepol, manfaatkan ciput yang sudah memiliki bantalan khusus.

10. Rambut Kusut dan Sulit Diatur.

Coba ingat-ingat, seberapa sering kamu menyisir rambut sebelum memakai hijab? Biasanya ini terjadi pada kamu wanita berhijab yang jarang menyisir rambut dan langsung mengikatnya.

Solusi: Jangan karena memakai hijab, kamu jadi malas menyisir rambut. Sisir rambut, mulai dari dekat akar hingga ke ujung rambut. Hal ini untuk memastikan setiap helai rambut terurai rapi sebelum menguncir rambut. Jadi, rambutmu tidak mudah kusut dan lebih mudah diatur, deh!

 

Gimana? Apakah daftar ini benar-benar sesuai? Jika kamu sedang mengalami beberapa hal di antaranya, ikuti solusi praktis dari kami ya. Kalau masalahnya ternyata terkait penyakit kulit, segera berkonsultasi ke dokter.

banner instagram all things hair

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya
Hair Quiz