Fun Fact tentang Hijabers Indonesia, dari Peniti hingga Ciput

Ada banyak fakta di balik hijabers Indonesia yang fashionable, apa saja itu?

Pernah pakai ciput dengan bentuk yang tidak nyaman hingga hijab berantakan seharian? Pengalaman ini mungkin hanya dipahami oleh para pengguna jilbab, khususnya hijabers Indonesia. Dari mulai ciput hingga jarum jadi senjata yang tidak bisa disepelekan oleh para hijabers.

Cuaca di Indonesia juga jadi tantangan tersendiri untuk pengguna hijab. Para hijabers harus menghadapi panas terik di siang hari yang membuat kepala lebih gerah. Namun, hijabers Indonesia juga beruntung karena kita punya banyak pilihan jenis hijab mulai dari bentuk hingga bahannya.

Berhijab sebenarnya jadi sesuatu yang seru, setidaknya ada lima fakta dan perkembangan yang mungkin hanya diketahui hijabers Indonesia saat ini. Apa saja itu?

1. Hijabers Indonesia Punya ‘Bad Hijab Day’.

Wanita Indonesia merapikan hijab depan cermin
Terkadang, para hijabers juga mengalami “bad hijab day”. (Foto: Shutterstock)

Jika kita mengenal ‘bad hair day’, para hijabers Indonesia juga punya ‘bad hijab day’ di mana hari itu, gaya hijab berantakan dan penampilan tidak oke. Sebabnya macam-macam, mulai dari pemilihan ciput yang salah atau bahan hijab yang tidak nyaman.

Misalnya saja pakai pashmina berbahan satin yang licin saat berjalan-jalan outdoor. Hijab jadi mudah bergeser ke depan ketika kita bergerak. Untuk itu, kamu perlu mengetahui bahan hijab yang nyaman dipakai di berbagai suasana.

2. Kepala yang Tertutup Lebih Panas 0,5 Derajat C.

Wanita berhijab dengan sinar matahari tepat di belakang kepalanya
Kepala yang tertutup hijab punya suhu yang lebih panas. (Foto: Shutterstock)

Sebagai negara tropis, Indonesia dianugerahi sinar matahari sepanjang tahun. Namun, teriknya musim panas, khususnya di kota besar bisa mengganggu kenyamanan berhijab. Kepala yang tertutup hijab diperkirakan bisa lebih panas sekitar 0,5 derajat Celcius.’

Suhu yang panas dapat menyebabkan kulit kepala lebih lembap dan berkeringat hingga memicu tumbuhnya jamur malasezzia. Kotoran jamur ini menyebabkan kulit iritasi hingga berketombe. Untuk menyiasatinya, kita gunakan perawatan rambut khusus hijabers seperti CLEAR Hijab Pure Anti Ketombe + Perawatan Rambut Rontok.

Formula Purified Mint dan Micellar Water pada shampoo ini dapat membantu membersihkan kulit kepala dengan maksimal. Dengan begitu, jamur tidak mudah tumbuh meski rambut tertutup seharian.

3. Ada Beragam Jenis Bentuk Ciput untuk Hijabers.

 

Wanita Asia memakai hijab berwarna hijau toska dengan latas pohon
Ada ragam ciput yang bisa dipilih oleh hijabers Indonesia. (Foto: Shutterstock)

Karena Indonesia didominasi oleh muslim, para pengusaha hijab pun tak kehabisan akal untuk berinovasi. Salah satunya dalam mendesain ciput. Nama-namanya pun sangat unik, ada ciput anti pusing, ciput ninja, hingga ciput anti tembem.

Ciput anti pusing berbentuk bandana dan terbuat dari wool yang lembut. Ciput tersebut bisa merenggang dengan fleksibel, sehingga tidak membuat kepala pusing. Sedangkan ciput ninja berbentuk seperti kepala ninja, yakni panjang dan menutupi leher. Bentuk ciput ninja juga bisa beragam, salah satunya ciput anti tembem yang punya pola khusus menutupi pipi. Unik ya?

4. Inovasi Hijab Anti Bau.

Wanita memakai hijab olahraga hitam dan jaket putih.
Hijab olahraga berbahan katun bambu yang punya formula anti bakteri. (Foto: Silmia Putri)

Tak hanya ciput, inovasi bahan hijab pun cukup cepat di Indonesia. Setiap tahun, tren bahan hijab berganti. Dulu kita hanya mengenal hijab berbahan paris dan kaos, kini ada hijab bahan organza yang bentuknya seperti kaca hingga bahan katun bambu yang anti bau.

Bahan katun bambu ini memiliki senyawa yang punya fungsi sebagai anti-bakteri. Untuk itu, meski berkeringat, hijab ini tidak akan mudah berbau. Tekstur bahannya seperti kaos yang menyerap keringat, untuk itu hijab berbahan katun bamboo sangat cocok untuk berolahraga.

5. Ada Hijab Anti-Air yang Cocok untuk Berwudhu.

Helaian hijab dengan cipratan air dan setangkai bunga
Kini, ada hijab yang bisa menahan cipratan air. (Foto: Silmia Putri)

Tahun 2018 lalu, hijab anti-air diperkenalkan oleh salah satu desainer busana muslim Indonesia. Fungsinya adalah hijab yang tetap terlihat rapi meski dipakai berwudhu atau kehujanan. Sukses dengan inovasi tersebut, hijab anti-air ini pun banya diikuti dan dijual oleh beragam toko.

Namun, tenang saja. Hijab anti air ini masih nyaman dipakai kok! Serat-seratnya yang tertutup tidak membuat gerah ataupun budek. Tak heran, jika hijab ini pun hits dan banyak diminati hijabers Indonesia.

6. Pilihan Peniti yang Beragam untuk Hijabers.

Klip Turki berbagai macam warna
Mengenal klip turki sebagai pengganti peniti dan jarum pentul. (Foto: Shutterstock)

Inovasi juga berlaku pada bentuk peniti. Jika dulu peniti punya satu bentuk saja, kini ada ragam bentuk. Namanya juga bervariasi, seperti klip Turki hingga peniti magnet. Ya, keduanya tidak berbentuk jarum runcing. Cara pakainya pun sedikit berbeda.

Klip Turki punya bentuk seperti klip kertas. Cara pakainya adalah dengan menyelipkan kain hijab ke dalam klip tersebut. Sedangkan peniti magnet terdiri dari dua bagian yang memiliki kutub magnet berbeda. Peniti magnet bisa merekatkan hijab tanpa menusuk bahan hijab. Canggih ya?

Demikian fun fact hijabers Indonesia yang mungkin tak semua orang tahu. Punya banyak inovasi, berjilbab jadi makin seru. Dengan fasilitas tersebut, para hijabers Indonesia juga punya kesempatan yang lebih besar untuk berkegiatan dan berkarya. Untuk itu, tetap semangat berhijab ya!

Artikel selanjutnya