5 Cara Memilih Masker Hijab yang Nyaman dan Aman

Dari sekian banyak pilihan masker kain, yang paling cocok untuk wanita berhijab yang mana ya?

Di era new normal ini, masker jadi barang wajib demi kesehatan bersama. Meski memang, terkadang penggunaan masker masih belum bikin nyaman. Apalagi bagi yang berhijab. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih masker hijab. Ibaratnya seperti memasangkan dua aksesori sekaligus di kepala. Kalau salah langkah, bisa repot jadinya.

Setelah anjuran pemakaian masker kain disahkan oleh WHO, ada semakin banyak toko yang menjual masker. Pilihan coraknya beragam, bahkan bentuknya pun berbeda-beda. Mana ya, masker yang paling cocok untuk wanita berhijab?

Agar tak salah pilih, kali ini kita berbagi cara memilih masker hijab yang tak hanya nyaman dipakai tapi juga harmonis ketika disandingkan dengan kerudungmu. Yuk, simak satu persatu!

1. Pilih Masker Hijab Headloop

Tiga masker hijab headloop berwarna bold.
Masker hijab dengan tali yang diikat di belakang. (Foto: Silmia Putri)

Pernah mendengar istilah headloop? Istilah ini semakin populer setelah banyak yang menjual masker hijab headloop. Secara umum, masker headloop adalah masker yang talinya melingkar di kepala bukan dikaitkan ke telinga.

Masker headloop juga punya beragam jenis. Ada yang talinya diikat di belakang, ada pula yang berbentuk tali karet yang bisa dipasangkan di belakang kepala. Bentuk masker ini cocok untuk pengguna hijab, karena kita bisa memasangkannya setelah memakai hijab.

Jenis masker ini berbeda dengan masker earloop. Pada masker earloop, talinya hanya bisa dikaitkan di telinga, sehingga pengguna hijab harus memasangkannya sebelum memakai kerudung. Jika terlanjut memakai kerudung, kita perlu membuka sedikit bagian hijab di dekat telinga. Hal ini bisa membuat bentuk hijab jadi berantakan.

2. Pilih Bahan Masker yang Breathable

Tiga masker earloop berwarna netral
Pilih bahan masker yang lembut. (Foto: Shutterstock)

Sering merasa sesak saat memakai masker? Bisa jadi karena bahan maskernya kurang tepat. Seiring dengan merebaknya tren masker kain, banyak toko yang menjual beragam jenis bahan masker kain. Padahal, tidak semua bahannya cocok dijadikan masker karena ini berhubungan dengan pernafasan kita.

Pilih masker hijab berbahan katun yang serat kainnya cukup renggang untuk sirkulasi udara. Akan lebih baik, jika bahannya 100% cotton tanpa tambahan polyster. Dengan begitu, kita tetap bisa bernafas dengan lega. Hindari bahan yang terlalu tebal seperti wool, denim, dan polyester.

3. Perhatikan Ketebalan Masker

Bagian belakang masker kain dengan gunting dan benang di sebelahnya.
Masker ini memiliki kantong untuk tisu sebagai tambahan layer. (Foto: Shutterstock)

Agar tetap aman, masker kain sebaiknya terdiri dari beberapa lapis. Pilih masker hijab 3 loops, yang bagian dalamnya ada ruang untuk kita simpan tisu sebagai tambahan pelindung. Meski ada tiga lapis, jika kita memiliki jenis bahan masker yang tepat, akan tetap nyaman kok dipakai. Kesehatan tetap nomor satu kan?

4. Pastikan Ukuran Masker Sesuai

Wanita berhijab memasangkan masker hijab di kepalanya
Pastikan masker menutup hidung dan dagu dengan aman. (Foto: Shutterstock)

Memang, jarang penjual yang menyajikan beberapa pilihan masker sekaligus. Tidak seperti pakaian yang biasanya ada ukuran S, M, dan L. Namun, bukan berarti kamu tidak memerhatikan ukuran dan polanya ya. Masker kain yang dijual punya beragam bentuk. Kamu bisa tanyakan ukurannya kepada penjual untuk memastikan masker bisa menutup hidung dan dagu dengan sempurna.

Jangan sampai masker terlalu longgar, karena virus dapat menyusup dengan mudah di sela-sela masker.

5. Pertimbangkan Warna dan Corak

Wanita berhijab abu mengenakan masker dan tersenyum
Padukan warna hijab dan masker. (Foto: Shutterstock)

Masker juga jadi bagian dari penampilanmu. Tak ada salahnya mix and match warna dan corak masker dengan baju dan hijab yang kamu pakai. Misalnya, kalau kalau kamu pakai kerudung biru, kenakan masker dengan warna senada. Tak hanya soal terlihat matching, tapi pemilihan warna senada antara masker dan kerudung dapat meminimalisir penampilanmu terlihat too much.

Selain warna, corak masker juga sebaiknya jadi perhatian ya. Kalau kamu sudah memakai busana bermotif, maka hindari tabrak motif dengan masker. Seimbangkan dengan masker berwarna senada, dengan corak yang tidak bertabrakan.

Saran kami, sediakan masker berwarna netral. Dengan begitu, kamu tidak usah pusing memikirkan masker mana yang harus kamu pilih. Warna netral seperti krem, biru dongker, hitam, bisa masuk ke dalam beragam warna busana yang kamu pakai.

Terlihat stylish sekaligus nyaman akan membuatmu lebih percaya diri. Agar tidak gerah, kamu juga harus memerhatikan bahan hijab yang dipakai ya. Dengan bahan hijab yang nyaman dan tidak mudah berantakan, penambahan masker tidaklah bermasalah.

Tip Editor: Berikan ekstra kenyamanan dalam berhijab dengan merawat rambut dan kepala dengan baik. Tak usah takut berhijab membuat kulit kepala gatal dan gerah. Gunakan shampoo yang diformulasikan khusus untuk hijabers seperti CLEAR Hijab Pure Anti Ketombe – Anti Lepek. Formula triple anti-dandruff dapat membantu membersihkan kepala dengan maksimal, hingga gatal karena ketombe bisa kita hindari.

 

Sekarang sudah lebih yakin untuk memilih hijab yang mana? Tetap jaga kondisi kesehatan ya!

Tetap Terinspirasi

Langganan newsletter untuk tips eksklusif seputar perawatan rambut.
Hair Quiz