Perbedaan Wax dan Pomade, Serta Gel Rambut yang Perlu Kamu Tahu

Apa perbedaan antara pomade, wax, dan gel? Yuk, guys, cari tahu di sini, agar kamu tahu produk yang pas untuk kebutuhanmu.

Meski punya fungsi yang sama, nyatanya masih banyak yang belum mengetahui perbedaan wax dan pomade, serta gel rambut. Sekilas, ketiganya memang terlihat serupa. Namun jika dipelajari lebih seksama, masing-masing produk styling ini punya daya tahan, tekstur, dan bahan baku yang berbeda.

Mulanya, kaum pria pada abad ke-18 mengunakan lemak beruang untuk menata rambut. Seiring perkembangan zaman, posisi lemak beruang digantikan oleh beeswax atau lilin lebah. Banyak juga yang menggunakan minyak kelapa, lanolin, aquades, atau petrolatum sebagai pengganti.

Banyak sekali yang menanyakan tentang hal ini. Produk styling yang berminyak seperti wax dan pomade memang berisiko memberi efek lepek pada sebagian orang. Gel rambut yang kaku juga bisa saja membuat rambut rontok.

Hal ini memang bisa terjadi kalau kamu tidak merawat rambut dengan tepat. Kalau ‘gaya’ mandi kamu adalah byar-byur, keramas, sabunan, bilas, selesai, coba perhatikan deh. Apakah kamu jadi punya masalah rambut, terutama kalau kamu sering pakai produk styling?

Proses pembersihan produk ini memang harus dilakukan secara efektif agar tak ada residu yang tertinggal di kulit kepala. Masalah utama yang menyebabkan rambut lepek, rontok, atau bahkan sampai berketombe karena pemakaian produk styling adalah karena keramas yang tak maksimal.

Sisa produk dan bahkan shampoo masih tertinggal di kulit kepala, sehingga menyebabkan penyumbatan pori. Masalah rambut pun muncul karena nutrisi yang ‘mampet’ di kulit kepala dan tak bisa terdistribusi sempurna hingga ke ujung rambut.

Gaya rambut yang bisa dihasilkan pun sangat beragam. Pria masa kini bisa menciptakan gaya rambut undercut, pompadour, quiff, fringe, spike, dan mohawk yang awet seharian hanya bermodalkan wax atau pomade. Mau gaya wet look? Tinggal pakai gel!

Perbedaan Pomade, Wax, dan Gel (1)

Baca terus artikel untuk melihat perbedaan signifikan antara wax, pomade, dan gel rambut. Cek juga rekomendasi gaya rambut yang bisa dibentuk dari tiap produk styling ini.

Pria yang sedang mencoba tekstur pomade yang creamy
Tekstur creamy pada pomade membuatnya ringan dipakai. (Foto: Shutterstock)

Apakah pomade termasuk minyak rambut pria? Jawabannya, ya. Pomade merupakan produk styling pria berbahan dasar minyak dan air. Beberapa tahun terakhir, produk styling ini memang populer dan digilai banyak orang. Bukan tanpa alasan juga, karena minyak rambut pria ini bisa dibilang produk in-between wax dan gel.

Pomade bisa disebut minyak rambut pria agar terlihat basah dan lemas, yang cocok untuk rambut sulit diatur atau bahkan kering dan mengembang. Berbahan dasar minyak atau air, pomade bisa membuat rambutmu tampak mengilap tanpa kesan lepek.

Jadi, apa yang jadi ciri khas pomade dan membedakannya dari wax? Scroll terus!

1. Tekstur Cenderung Creamy.

Perbedaan wax dan pomade yang paling terlihat adalah pada tekstur dan hasil akhirnya pada rambut. Tekstur pomade lebih ringan dan creamy dibanding wax yang lebih lengket.

Jenis pomade pun terbagi dua, yaitu oil-based dan water-based.

  • Oil-based pomade, jenis pomade berbahan dasar minyak ini lebih dulu muncul. Biasanya oil-based pomade mengandung beberapa bahan dasar, seperti petrolatum, petroleum, dan minyak alami. Jika dibandingkan dengan water-based pomade, produk ini lebih sulit dibersihkan.
  • Water-based pomade, jenis pomade ini punya daya hold paling ringan. Kelebihannya? Lebih mudah dibersihkan dalam sekali keramas di antara produk styling lainnya.

Mau coba pomade yang teksturnya ringan dan gampang dibilas? Gunakan Axe Perfect Control Pomade yang mudah kamu temukan di supermarket atau di e-commerce.

Pastikan rambutmu dalam kondisi kering agar mudah dibentuk dan hasil akhirnya awet seharian, ya!

2. Daya Tahan Sedang.

Karena teksturnya yang lebih ringan, pomade memang tak selengket wax. Hal ini berrti daya tahan pomade juga tidak akan sekuat minyak rambut wax. Meski begitu, formulanya cukup awet menjaga bentuk tatanan rambut yang tergolong simpel. So, kamu masih bisa kok menggunakan pomade untuk aktivitas sehari-hari.

3. Hasil Akhir Lebih Natural.

Apakah pomade membuat rambut kaku? Tidak, justru kebalikannya. Karena hasilnya natural dan membuatmu mudah untuk menata rambut, pomade cocok untuk kamu yang hobi gonta-ganti gaya rambut setiap hari. Mulai dari sleek undercut, messy pompadour, mohawk, quiff, fringe, bahkan faux hawk sekalipun bisa kamu kreasikan sesuka hati.

4. Punya Hasil Mengilap Alami.

Salah satu alasan produk styling ini begitu digemari adalah hasilnya yang terlihat alami. Rambutmu tidak terlihat basah, tapi juga tak terlihat dead matte. Kalau kamu punya jenis rambut yang cendering kering dan kusam, pomade bisa sangat membantu.

5. Cocok untuk Hampir Semua Tipe Rambut.

Pomade dengan daya hold medium nyaris cocok untuk semua tipe rambut, tapi lihat juga bahan dasar pomade yang kamu gunakan.

Oil-based-pomade yang bisa dikategorikan minyak rambut yang cocok untuk rambut ikal maupun tebal. Lalu, buat pria dengan tipe rambut lurus dan rambut tipis yang cocok apa? Nah, kamu bisa pilih water-based pomade, seperti Axe Ice Chill Pomade.

Pomade yang satu ini cukup unik karena bisa memberikan sensasi dingin yang menyegarkan di kulit. Water-based pomade ini juga mampu memberi kesan rambut bervolume, bertekstur, bahkan klimis!

Seorang pria menggenggam wax rambut dengan tekstur yang padat dan terbuat dari lilin.
Karena terbuat dari lilin yang padat, wax punya tekstur lebih kaku. (Foto: Shutterstock)

Untuk kamu yang masih baru belajar styling rambut, mungkin kamu masih sering keliru membedakan wax dan pomade. Clue dari kami: lihat teksturnya dan ketepatan pemakaian pada model rambut tertentu.

Biar tak bingung lagi, pelajari dulu ciri khas wax berikut.

1. Punya Tekstur Paling Padat.

Wax adalah minyak rambut bertekstur padat yang terbuat dari lilin, sehingga lebih terasa keras dan kaku. Kadang, kamu harus memanaskannya dengan hairdryer terlebih dahulu sebelum digunakan.

Jika dulu minyak rambut wax terbaik adalah yang berbahan dasar minyak, sekarang hal ini berbeda. Berkat teknologi yang lebih maju, wax bisa dibuat dengan 2 jenis bahan berbeda, yaitu oil-based dan juga water-based. Keduanya punya daya tahan yang hampir serupa!

2. Paling Awet Menjaga Bentuk Rambut.

Kalau kamu punya rambut yang sulit ditata, wax adalah pilihan terbaik! Karena teksturnya yang kental dan padat, ketahanan wax rambut pun luar biasa. Bahkan, bisa awet berhari-hari jika tidak dikeramas. Hmm, tapi jangan sampai kamu malah tidak keramas hanya karena ingin menjaga bentuk rambutmu yang keren ya.

Karena inilah, kamu bisa memanfaatkan produk ini untuk menciptakan berbagai look yang biasanya sulit didapat karena jenis rambutmu yang kaku atau sulit diatur.

Minyak rambut wax sangat cocok untuk menciptakan kesan rambut ‘berantakan’ atau messy look yang natural. Gunakan wax juga untuk menghasilkan style rambut yang terbentuk dengan detail dan definisi maksimal. Kamu bisa menggunakan wax untuk menata gaya rambut spike, fringe, atau messy undercut.

Lihat rekomendasi variasi gaya rambut dengan wax a la All Things Hair. 

3. Cocok untuk Rambut Tebal, Ikal, atau Keriting.

Karena punya daya hold yang kuat, wax rambut cocok untukmu yang memiliki berambut tebal. Kamu yang terlahir dengan rambut keriting atau ikal juga bisa menggunakan wax untuk menjaga rambut awet seharian. Bukan kaleng-kaleng!

4. Cenderung Matte dan Tak Mengilap.

Hasil matte ini sangat terlihat, terutama untuk yang berbahan dasar minyak. Tak seperti pomade yang punya sedikit kilap atau gel yang terlihat sangat basah.

5. Cukup Sulit Dibersihkan.

Untuk yang berbahan dasar lilin atau beeswax, wax rambut cenderung sulit dibersihkan. Kamu perlu keramas beberapa kali untuk menghilangkan residu yang tertinggal pada rambut. Jika tidak bersih maksimal, rambut bisa jadi kering dan berubah jadi kemerahan.

Kamu pasti tak mau hal ini terjadi, kan? Karena itu, pastikan kamu teliti ketika membilas rambut setelah keramas. Kamu juga bisa mengakali kekentalan tekstur wax ini dengan memilih produk dengan formula yang lebih ramah.

Kamu bisa coba Axe High Hold Matte WaxProduk wax ini menggunakan bahan dasar air, namun tetap dengan formula yang bisa menjaga keawetan bentuk rambut. Pas banget untuk kamu yang suka dengan hasil akhir rambut yang matte dan natural.

Pria yang sedang mengoleskan gel rambut.
Gel rambut lebih kental dan basah, cocok untuk kamu yang masih pemula (Foto: Shutterstock)

Untuk produk styling pria ini, kamu mungkin lebih paham bedanya dari kedua produk sebelumnya. Yep, sesuai namanya, tekstur gel rambut memang lebih khas dan ringan.

Gel rambut juga lebih mudah ditemukan secara online. Kamu juga bisa memilih merk gel rambut sesuai hasil tatanan rambut yang diinginkan. Selain bentuk jar, beberapa merk gel rambut juga hadir dalam kemasan tube.

1. Tekstur Kental dan Basah.

Berbeda dari wax dan pomade yang padat, gel rambut punya tekstur yang kental dan basah. Biasanya gel rambut terbuat dari bahan dasar air dan polymers. Karena teksturnya, banyak orang yang lebih memilih gel ketika pertama kali mencoba produk styling.

Kamu bisa menggunakannya dengan mudah tanpa hasil yang terasa lengket di tangan. Konsistensinya juga masih terlihat natural, sehingga cocok dipakai setiap hari.

2. Punya Daya Tahan dan Hasil Bervariasi.

Satu lagi perbedaan wax dan pomade dengan gel rambut, daya tahannya bisa bervariasi! Semua tergantung jenis gel yang kamu gunakan.

Biasanya, setiap gel punya bahan dan spesifikasi berbeda untuk setiap gaya rambut. Ingin membuat rambut kaku atau tampak mengilap? Semua bebas terserah keinginan kamu. Mau yang lebih soft dan terkesan lebih ringan? Bisa!

AXE punya dua varian gel yang menarik untuk kamu coba, yaitu Axe Extreme Hold Gel dan Axe Slick Back Shine Gel yang tahan dipakai beraktivitas seharian di luar ruangan.

3. Cocok untuk Penyuka Gaya Wet Look.

Gel rambut cocok untukmu penyuka gaya wet look dengan rambut yang terlihat shiny. Cocok untuk menciptakan gaya rambut spike yang messy atau slick back yang klimis dan rapi. Yang perlu kamu lakukan hanya mencolek gel rambut secukupnya, ratakan ke telapak tangan, dan mulai menata rambut sesuka hati.

4. Mudah Dibersihkan.

Karena berbahan dasar air, gel rambut adalah produk styling yang lebih mudah dibersihkan dengan sekali keramas. Produk styling pria yang satu ini sangat cocok bagi kamu yang tak mau ribet dalam membersihkan rambut.

 

Kalau untuk gaya rambut yang sesuai, pilihannya pasti jatuh pada pompadour dan quiff. Namun, apa perbedaan keduanya dan lebih cocok pakai yang mana? Lihat penjelasannya di bawah ini ya!

model rambut pria pompadour dan quiff
(Foto: All Things Hair Studio)

Jangan lupa untuk keramas dengan bersih tiap kali kamu menggunakan produk styling. Agar keramasnya maksimal, kamu bisa coba CLEAR Men 3-in-1 Active Clean. Shampoo sekaligus tonik dan sabun ini, diformulasikan khusus dengan active charcoal dan triple hyaluronic acid yang efektif membersihkan kulit kepala dari minyak dan kotoran.

Nah, itu dia perbedaan wax dan pomade, serta gel rambut yang perlu untuk kamu ketahui. Untuk mengetahui inspirasi gaya rambut dan tutorial menata rambut menggunakan pomade atau wax lainnya, kamu bisa membaca artikel yang pernah dibuat Tim All Things Hair sebelumnya.

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya
Decoration image
Black hair
Hair Quiz