Lebih Bagus Pomade Oil-Based atau Water-Based?

Ada dua jenis pomade rambut yang bisa kamu gunakan untuk men-styling rambutmu agar terlihat kece saat nge-date bersama si dia. Yang pertama pomade oil-based, sedangkan yang kedua adalah water-based pomade.

Ada banyak pilihan gaya rambut yang bisa kamu kreasikan dengan pomade juga beragam. Ada pompadour, quiff, slick back, side-parted hair, ducktail, sampai comma hair a la Korea sekalipun, semua bisa diatur sesuka hati.

Serupa tapi tak sama, mau tahu apa saja perbedaan water based dan oil based pomade? Simak artikel ini sampai habis, ya!

pria asia dengan rambut rapi dan gagah
Pomade bikin rambut rapi setiap saat. (Foto: Shutterstock)

Sebelum membahas lebih jauh soal keunggulannya, ada baiknya kamu mengenal produknya terlebih dulu. Dibanding wax atau gel, banyak pria yang kini lebih sering memakai pomade. Kamu bisa baca perbedaan wax, gel, dan pomade di All Things Hair.

Produk styling ini punya tekstur yang ringan tapi efektif untuk merapikan rambut dan memberi kilau alami. Kamu bisa menata gaya rambut undercut, pompadour, quiff, hingga mohawk dalam berbagai variasi.

Dalam pengembangannya, pomade dibuat dari berbagai kandungan. Ada yang oil based, yaitu berbahan dasar minyak, ada juga yang water based, yaitu berbahan dasar air.

Kedua jenis pomade ini sebenarnya sama-sama bagus, karena semuanya kembali ke tujuan pemakaian kamu. Ingin hasil yang seperti apa? Ingin tahan lama atau tidak? Aktivitas kamu padat tidak?

Nah, untuk menjawab semua pertanyaan di atas, ayo kita bongkar karakteristik atau ciri khas dari kedua jenis pomade ini.

Pomade Oil-Based.

Pomade jenis ini terbuat dari bahan dasar minyak alami, seperti white petroleum jelly, minyak kelapa murni, beeswax, hingga castor oil. Teksturnya creamy, dengan tingkat daya tahan yang cukup tinggi. Biasanya, barbers pomade menggunakan jenis ini.

  • Tingkat Daya Tahannya Bervariasi.
    Karena terbuat dari bahan dasar minyak, tingkat kepekatan atau daya tahan pomade oil based juga berbeda-beda, mulai dari light yang tak kaku, medium, hingga bold yang bisa awet hingga berhari-hari.
  • Jenis Pomade yang Tahan Air.
    Karena bahan dasarnya minyak, pomade oil based punya daya tahan yang luar biasa. Jenis pomade ini tak akan luntur meski terkena angin ataupun air hujan sekalipun. Kamu tak perlu khawatir lagi tatanan rambut akan rusak atau berubah saat beraktivitas.
  • Harga Lebih Terjangkau.
    Dibanding dengan water based, pomade oil based umumnya ditawarkan dengan harga yang terjangkau. Sangat ramah untuk kantong remaja dan mahasiswa!
  • Terasa Lengket dan Lebih Sulit Dibersihkan.
    Karena terbuat dari bahan dasar minyak, jenis pomade jadi sangat lengket dan sulit untuk dibersihkan. Tak jarang, kamu sampai harus keramas berkali-kali sampai sisa pomade benar-benar hilang. Tak hanya itu, kamu juga harus berhati-hati dalam hal takaran pemakaian. Jika dipakai berlebihan, jenis pomade ini bisa membuat rambutmu terlihat berminyak.
  • Bisa Bikin Iritasi dan Gatal.
    Karena sulit dibersihkan, tak jarang sisa pomade menumpuk pada kulit kepala dan batang rambut. Apalagi kalau kamu tak maksimal dalam membersihkannya. Selain bisa memicu timbulnya rasa gatal, kamu juga bisa mengalami iritasi pada kulit kepala.
    Untuk kamu yang memiliki kulit sensitif, kadang kandungan minyak pun bisa memberi reaksi gatal karena alergi. Jangan lupa cek bahannya sebelum pakai.

Pomade Water Based.

What is water based pomade? Sesuai namanya, pomade water-based terbuat dari bahan dasar air.  Daya tahannya tak terlalu kuat, sehingga lebih pas digunakan untuk menciptakan gaya rambut messy atau yang hasil akhirnya natural.

  • Mudah Dibersihkan.
    Karena bahan dasarnya air, jenis pomade ini lebih mudah dibersihkan saat keramas, sehingga tidak menyisakan residu yang bisa bikin rambut kaku, kering, dan kusam. Pomade ini juga punya tekstur lembut.
  • Hasil Natural.
    Pomade water-based memberi hasil yang natural dan mudah kamu atur. Jadi, kamu tak perlu khawatir rambutmu akan terlihat basah atau lengket.
  • Tidak Bikin Gatal Atau Iritasi.
    Karena bahan utamanya adalah air, jenis pomade ini cenderung tak akan menyumbat pori-pori kulit kepala. Kamu tak perlu khawatir akan mengalami iritasi, gatal, atau jerawatan di area kepala. Meski demikian, kamu tetap harus keramas dengan cermat, ya!
  • Jenis Pomade yang Gampang Luntur.
    Namanya juga berbahan air, jenis pomade ini cenderung mudah luntur atau hilang saat terkena air. Jadi, kamu harus membawa pomade ke mana-mana untuk touch up saat rambut tak sengaja terkena air hujan atau wudhu saat salat.
  • Harganya Lebih Mahal.
    Jenis pomade ini dijual dengan kisaran harga yang lebih mahal ketimbang pomade yang berbahan dasar minyak. Oleh karenanya, kamu memang harus menyisihkan bujet lebih jika ingin menggunakan water-based pomade dalam kegiatan sehari-hari.
pomade untuk rambut rapi dan berkilau
Water base dan oil base pomade sama bagusnya. (Foto: Shutterstock)

Bagus atau tidaknya kedua jenis pomade ini tergantung kepada pemakaiannya. Karena punya karakteristik yang berbeda, penggunaan pomade bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan.

Sebagai contoh, pomade oil-based bisa kamu jadikan andalan saat harus menghadiri acara formal atau kegiatan yang mengharuskan kamu berada di luar ruangan seharian. Daya tahannya yang tinggi dijamin akan mengunci tatanan rambut agar tampak rapi setiap saat.

Pomade water-based lebih cocok sebagai pelengkap gaya sehari-hari, karena tekturnya yang ringan. Jenis yang ini bisa jadi opsi sempurna saat pergi ke kampus, kantor, atau hang out bersama geng kesayangan. Yang kerja atau sekolah online juga bisa pakai pomade jenis ini. Hasilnya memberikan efek rapi yang profesional.

Jadi, apa pun pilihannya, jangan lupa untuk selalu keramas hingga bersih, ya!

Rekomendasi Editor.

Pomade oil-based memang gampang banget ditemukan di mana-mana. Yang cukup sulit dicari adalah pomade water-based yang bagus. Kalau kamu kesulitan menentukan produk mana yang mesti dimiliki, cek rekomendasi kami!

Kalau kamu memiliki rambut tebal atau bergelombang, bisa banget coba Axe Perfect Control Pomade. Karena berbahan dasar air, teksturnya tidak begitu lengket namun bisa mengatur rambutmu dengan baik. Daya tahannya tergolong medium hingga extra hold, jadi styling rambutmu bisa tahan lebih lama.

Secara tekstur, pomade ini cukup mirip dengan Axe Perfect Control Pomade. Yang bikin spesial adalah pomade ini memiliki formula yang chill. Bisa nurunin suhu tubuh hingga 10 derajat! Kalau kamu masih harus beraktivitas di luar rumah, pomade ini bisa bantu membuat kepala lebih adem. Yang masih WFH atau SFH dan sering kegerahan, juga bisa coba pomade ini!

Tips Editor.

Untuk kamu yang masih pemula dalam menggunakan pomade, cek beberapa hal seputar pomade yang paling sering ditanyakan berikut ya.

Boleh saja, terutama jika kamu menggunakan pomade water-based. Karena mudah dibilas, pomade ini termasuk jenis yang aman untuk rambut.

Sebenarnya tidak ada, tapi semuanya kembali ke ketelatenanmu dalam merawat rambut. Apa pun jenis pomade yang kamu pakai, kalau keramasmu tidak bersih, ketombe dan gatal bisa muncul di kulit kepala. Karena itu, benar-benar pastikan sisa pomade sudah terbilas bersih saat keramas.

Bisa dua-duanya, tapi kami menyarankanmu untuk menggunakannya pada rambut kering. Hal ini akan berpengaruh pada daya hold produknya.

Meski beda bahan dasar, kedua pomade ini bisa membantu kamu berkreasi dengan gaya rambut apa saja. Agar tak bingung, Tim All Hair sudah memilihkan beberapa gaya rambut pomade untuk kamu jadikan inspirasi.

Quiff.

gaya rambut quiff dengan pomade oil based
Gaya rambut quiff mudah kamu kreasikan dengan pomade. (Foto: Shutterstock)

Gaya rambut quiff bisa kamu kreasikan menggunakan water ataupun oil-based pomade. Tinggal dirapikan menggunakan sisir, gaya rambut ini pun jadi milikmu!

Comma Hair.

comma hair dengan pomade oil based
Gaya rambut comma hair. (Foto: Shutterstock)

Ingin bergaya seperti pria Korea? Bisa. Gaya rambut comma hair ini bahkan lebih mudah lagi dikreasikan untukmu yang berambut ikal.

Pompadour.

gaya rambut comma hair dengan pomade oil based
Gaya rambut pompadour. (Foto: Shutterstock)

Jika ingin daya hold yang lebih lama, sebaiknya pilih oil-based pomade yang bisa menjaga rambutmu tetap rapi seharian.

Textured Hair.

pria asia dengan gaya textured hair
Gaya textured hair. (Foto: Natasha Estelle)

Untuk membuat gaya rambut ini, kamu hanya tinggal mengacak rambut menggunakan jari. Kamu bisa mencontoh style ini dengan mengikuti tutorial messy fringe berikut.

Spike.

gaya rambut spike gaya rambut comma hair dengan pomade oil based
Gaya rambut spike. (Foto: Shutterstock)

Super easy to style. Tinggal colek pomade seperlunya, ratakan di telapak tangan, lalu acak rambut sesuai keinginan.

Side-parted Hair.

gaya rambut side part
Gaya rambut side part pada rambut keriting. (Foto: Shutterstock)

Siapa bilang kamu yang berambut keriting tak bisa tampil kece? Tinggal sisir rambut ke arah samping untuk dapatkan gaya rambut sempurna.

Faux Hawk.

Punya poni yang lebih panjang, kamu bisa juga mencoba gaya faux hawk. Tanpa sisir, kamu hanya perlu merapikan rambut ke atas agar kesannya natural.

Tetap Terinspirasi

Langganan newsletter untuk tips eksklusif seputar perawatan rambut.
Hair Quiz