Cara Memakai Pomade yang Benar dan 5 Model Rambutnya

Bagaimana cara memakai pomade yang benar? Gaya rambut seperti apa yang bisa dicoba dengan pomade? Cari tahu di sini.

Berbeda dengan pria berambut panjang yang tidak terlalu banyak memerlukan produk styling, pria berambut pendek biasanya mengandalkan beberapa produk, salah satunya pomade.

Bicara soal pomade, sudah tahukah kamu cara memakai pomade yang benar, model rambut pria pomade, dan asal muasal produk styling rambut yang satu ini?

Jika menengok ke belakang, eksistensi pomade rambut sudah terdengar sejak abad ke-19. Kala itu, bahan dasar pembuatannya masih sangat sederhana, menggunakan lemak beruang yang diproses sedekimian rupa untuk memberi efek lengket dan basah pada rambut. Kini bahan utama pomade telah berganti minyak kelapa, lanolin, petrolatum, hingga water-based yang lebih mudah dibersihkan.

Berbeda dari gel dan wax yang cenderung lengket, pomade disukai karena formulanya yang mudah dibersihkan dalam sekali keramas. Tekstur pomade secara keseluruhan terbagi dalam tiga jenis, yaitu light, medium, dan strong hold. 

Ingin tahu lebih jauh soal fungsi, cara memakai pomade, dan gaya rambut apa saja yang bisa dikreasikan dengan pomade? Baca artikel ini sampai habis, ya!

Fungsi Pomade.

  • Merapikan rambut. Berkat tekstur lengketnya, ‘minyak rambut’ versi compact dan modern ini mampu menjaga bentuk rambut agar tidak berantakan atau berubah.
  • Memberi kilau dan efek wet look. Pomade membuat rambut tampak berkilau. Sangat cocok untuk kamu yang senang dengan gaya rambut klimis.
  • Membuat rambut terlihat lembap. Meski tak bisa melembapkan rambut seperti vitamin atau hair oil, tapi pomade bisa mengunci kelembapan rambut.
  • Menggantikan hairspray. Untukmu yang tak suka pakai hairspray yang ribet, pomade adalah alternatif yang oke banget.
  • Membuat berbagai macam style. Kamu bisa bikin undercut yang kasual, quiff, pompadour, spike, hingga messy fringe yang tinggal disisir jari. Bisa tampil kece dengan gaya rambut beda setiap hari!

Jenis Pomade.

Jika tekstur pomade dibedakan dari light, medium, dan strong hold, maka jenis pomade bisa dibagi menjadi dua: oil-based dan water-based. 

Oil-based Pomade.

Sesuai namanya, oil-based pomade terbuat dari minyak. Keunggulannya adalah pomade jenis ini tergolong strong hold dan bisa bertahan lama di rambut. Namun, kamu harus keramas lebih lama dan teliti, karena minyaknya terkadang sulit dihilangkan.

Water-based Pomade.

Kalau yang ini berbahan air, sehingga mudah dibilas. Hasilnya juga tergolong lebih alami dan tak kaku. Untuk ketahanannya, pomade berbahan air ini tergolong light atau medium.

Kami merekomendasikan kedua pomade berikut yang berbahan dasar air dan punya daya tahan extreme hold. Yang pertama adalah Axe Ice Chill Pomade.

Sesuai namanya, pomade ini punya sensasi dingin yang adem di kulit. Jangan remehkan daya tahannya juga. Water-based pomade ini punya kemampuan baik untuk menciptakan rambut bervolume, bertekstur, hingga klimis sekalipun.

Yang kedua adalah Axe Perfect Control Pomade. Konsistensi dari produk ini ringan dan mudah dibilas sehingga aman digunakan setiap hari. Pomade ini punya sensasi dingin ketika digunakan pada rambut.

Pada dasarnya, ada dua cara memakai pomade. Semua tergantung hasil rambut pomade atau gaya rambut yang ingin kamu capai. Simak cara menggunakan pomade di bawah ini!

Untuk Tampilan Messy yang Kasual.

Model rambut pomade yang bisa dibuat: Fringe, messy undercut, two blocks, dan semua gaya rambut acak lainnya.

kreasi gaya rambut pria dengan pomade.
Nyaris semua gaya rambut bisa di-styling menggunakan pomade. (Foto: Hariono Halim)
Kreasi gaya rambut pria dengan pomade
Gaya rambut messy fringe. (Foto: Natasha Estelle)
  • Sisir rambut dengan jari. Ini akan memudahkanmu dalam proses styling nanti.
  • Ambil pomade secukupnya. Untuk yang rambutnya tebal, colek pomade sekitar satu ruas jari. Yang berambut pendek dan tipis bisa menakarnya seujung jari, ambil sedikit demi sedikit sesuai kebutuhan.
  • Ratakan dengan menggosok-gosokkannya ke seluruh telapak tangan sampai terasa hangat.
  • Styling rambut dengan jari. Kamu bisa menggunakan kedua telapak tangan untuk gaya rambut yang kasual.

Untuk Tampilan Sleek yang Rapi.

Model rambut pomade yang bisa dibuat: Slick back, sleek pompadour, sleek undercut, dan semua gaya rambut klimis lainnya.

Kreasi gaya rambut quiff untuk pria dengan pomade
Bagaimana cara memakai pomade untuk memperoleh gaya rambut quiff? (Foto: Hariono Halim)
kreasi gaya rambut dengan pomade
Gaya rambut pompadour tahan seharian berkat pomade. (Foto: Hariono Halim)
kreasi gaya rambut undercut dengan pomade
Gaya rambut undercut jugs bisa distyling dengan gaya wavy ataupun side part ala Korea, lho. (Foto: Hariono Halim)
  • Rapikan rambut dengan sisir bergigi rapat. Saat harus tampil rapi atau formal, kamu bisa menyisir rambut ke arah atas.
  • Ambil secukupnya. Yang perlu diingat soal cara memakai pomade yang benar adalah selalu ambil pomade dengan takaran secukupnya.
  • Ratakan di telapak tangan dan baurkan ke rambut. Pastikan pomade terdistribusi rata.
  • Sisir rambut. Agar terlihat sleek, segera sisir rambutmu sesuai keinginan.

Sebenarnya, nyaris semua gaya rambut bisa di-styling dengan pomade. Kamu cuma tinggal menentukan, mau yang kasual atau yang rapi?

Banyak yang menyamaratakan penggunaan pomade, tanpa melihat tekstur, jenis, atau kondisi rambut. Agar hasilnya makin kece dan nggak gagal, khatamkan tips berikut!

1. Jangan Berlebihan Pakai Produk.

Selain boros, mengaplikasikan pomade dalam jumlah berlebih bakal bikin rambut kamu tampak basah, berminyak, dan lepek. Takaran pomade yang ideal adalah tidak lebih dari seukuran koin 1000-an.

2. Pomade Bekerja Lebih Bagus Pada Rambut Kering.

Meski bisa juga dipakai pada rambut basah, daya hold pomade akan jauh lebih bagus jika kamu menggunakannya pada rambut kering. Apalagi kalau kamu menggunakan water-based pomade. Pomade jenis ini butuh ‘pegangan’ yang kering.

Namun, kalau kamu pakai pomade berbahan dasar minyak, rambut yang sedikit lembap masih diperbolehkan.

3. Pomade Perlu ‘Dihangatkan’.

Bukan dihangatkan di microwave ya. Coba cek cara memakai pomade di atas. Kami selalu menganjurkan kamu untuk meratakan pomade di tangan dan menggosok-gosokkannya dulu sebelum memakainya di rambut, kan?

Ada alasannya kok. Karena teksturnya yang cenderung kental (terutama yang oil-based), pomade perlu sedikit dilumerkan agar penataannya lebih mudah dan tidak menumpuk di bagian rambut tertentu.

Kalau teksturnya strong hold, kamu bisa menggunakan hairdryer untuk membantu menghangatkannya. Inilah salah satu trik yang tak diketahui banyak orang!

4. Pomade Sangat Cocok untuk Rambut Tebal.

Produk ini memang bisa digunakan pada rambut apa saja, tapikamu yang berambut tebal akan sangat diuntungkan. Teksturnya yang padat bisa mengatur rambutmu yang cenderung mengembang. Begitu juga untuk yang punya rambut ikal.

5. Bisa Dikombinasikan dengan Gel.

Trik ini berlaku kalau rambutmu sangat tebal atau susah diatur. Kamu bisa pakai gel terlebih dahulu untuk mengatur rambut bagian belakang atau samping. Setelah bentuknya ‘jadi’, kamu bisa lanjut pakai pomade pada rambut bagian atas.

Nah, sekarang sudah paham kan cara memakai pomade yang benar? Kira-kita mau coba ide potongan rambut pomade yang mana nih?

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya
Hair Quiz