Tanya Jawab Minggu Ini: Lebih Bagus Pomade Oil-Based atau Water-Based?

Tim All Things Hair kini membuka kesempatan Tanya Jawab (T&J) tiap minggu untuk kamu yang punya pertanyaan seputar gaya dan perawatan rambut. Kami ingin membantu menjawab segala kegalauan dan keraguan kamu, jadi silakan kirim pertanyaan lewat email ATHidmanager@gmail.com dan nantikan jawabannya di sini.

Sertakan juga nama akun sosialmu (Instagram, Twitter atau Facebook) supaya kami bisa menghubungi seandainya pertanyaanmu terpilih. Siapa tahu ada kejutan menantimu!

pomade untuk rambut rapi dan berkilau
Pomade untuk rambut rapi dan berkilau. (Foto: Shutterstock)

Minggu ini, ada satu pembaca pria yang bertanya seputar perbedaan pomade oil based atau water based. Untuk styling, lebih bagus pakai yang mana?

Pertanyaan ini dilontarkan oleh Rian Farisa, asal Jakarta. Untuk menjawab kebingungan ini, simak penjelasan Tim All Things Hair tentang pomade water based dan oil based berikut.

Sebelum membahas lebih jauh soal keunggulannya, ada baiknya kamu mengenal produknya terlebih dulu. Dibanding wax atau gel, banyak pria yang kini lebih sering memakai pomade. Kamu bisa baca perbedaan wax, gel, dan pomade di All Things Hair.

Produk styling ini punya tekstur yang ringan tapi efektif untuk merapikan rambut dan memberi kilau alami. Kamu bisa menata gaya rambut undercut, pompadour, quiff, hingga mohawk dalam berbagai variasi.

Dalam pengembangannya, pomade dibuat dari berbagai kandungan. Ada yang oil based, yaitu berbahan dasar minyak, ada juga yang water based, yaitu berbahan dasar air.

Kedua jenis pomade ini sebenarnya sama-sama bagus, karena semuanya kembali ke tujuan pemakaian kamu. Ingin hasil yang seperti apa? Ingin tahan lama atau tidak? Aktivitas kamu padat tidak?

Nah, untuk menjawab semua pertanyaan di atas, ayo kita bongkar karakteristik atau ciri khas dari kedua jenis pomade ini.

Pomade Oil Based.

1. Tingkat daya tahannya bervariasi.

pria asia dengan rambut rapi dan gagah
Pomade bikin rambut rapi setiap saat.

Pomade jenis ini terbuat dari bahan dasar minyak alami, seperti white petroleum jelly, minyak kelapa murni, beeswax, hingga castor oil. Karena itu, tingkat kepekatan atau daya tahan pomade oil based juga berbeda-beda, mulai dari light yang tak kaku, medium, hingga bold yang bisa awet hingga berhari-hari.

2. Jenis pomade yang tahan air.

Karena bahan dasarnya minyak, pomade oil based punya daya tahan yang luar biasa. Jenis pomade ini tak akan luntur meski terkena angin ataupun air hujan sekalipun. Kamu tak perlu khawatir lagi tatanan rambut akan rusak atau berubah saat beraktivitas.

3. Harga lebih terjangkau.

Dibanding dengan water based, pomade oil based umumnya ditawarkan dengan harga yang terjangkau. Sangat ramah untuk kantong remaja dan mahasiswa!

4. Terasa lengket dan sulit dibersihkan.

Karena terbuat dari bahan dasar minyak, jenis pomade jadi sangat lengket dan sulit untuk dibersihkan. Tak jarang, kamu sampai harus keramas berkali-kali sampai sisa pomade benar-benar hilang.

Tak hanya itu, kamu juga harus berhati-hati dalam hal takaran pemakaian. Jika dipakai berlebihan, jenis pomade ini bisa membuat rambutmu terlihat berminyak.

5. Bikin iritasi dan gatal.

Karena sulit dibersihkan, tak jarang sisa pomade menumpuk pada kulit kepala dan batang rambut. Apalagi kalau kamu tak maksimal dalam membersihkannya. Selain bisa memicu timbulnya rasa gatal, kamu juga bisa mengalami iritasi pada kulit kepala.

Untuk kamu yang memiliki kulit sensitif, kadang kandungan minyak pun bisa memberi reaksi gatal karena alergi. Jangan lupa cek bahannya sebelum pakai.

Pomade Water Based.

1. Mudah dibersihkan.

Sesuai namanya, pomade water based terbuat dari bahan dasar air. Jenis pomade ini lebih mudah dibersihkan saat keramas, sehingga tidak menyisakan residu yang bisa bikin rambut kaku, kering, dan kusam.

2. Hasil natural.

pomade untuk rambut rapi dan berkilau
Water base dan oil base pomade sama bagusnya. (Foto: Shutterstock)

Pomade water based memberi hasil yang natural dan mudah kamu atur. Jadi, kamu tak perlu khawatir rambutmu akan terlihat basah atau lengket. Nah, salah satu pomade yang bisa kamu coba adalah AXE Perfect Control Pomade yang praktis dibawa ke mana-mana.

3. Tidak bikin gatal atau iritasi.

Karena bahan utamanya adalah air, jenis pomade ini cenderung tak akan menyumbat pori-pori kulit kepala. Kamu tak perlu khawatir akan mengalami iritasi, gatal, atau jerawatan di area kepala. Meski demikian, kamu tetap harus keramas dengan cermat, ya!

4. Jenis pomade yang gampang luntur.

Namanya juga berbahan air, jenis pomade ini cenderung mudah luntur atau hilang saat terkena air. Jadi, kamu harus membawa pomade ke mana-mana untuk touch up saat rambut tak sengaja terkena air hujan atau wudhu saat salat.

5. Harganya lebih mahal.

Jenis pomade ini dijual dengan kisaran harga yang lebih mahal ketimbang pomade yang berbahan dasar minyak. Oleh karenanya, kamu memang harus menyisihkan sedikit bujet lebih jika ingin menggunakan water base pomade dalam kegiatan sehari-hari.

Bagus atau tidaknya kedua jenis pomade ini tergantung kepada pemakaiannya. Karena punya karakteristik yang berbeda, penggunaannya bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan.

Sebagai contoh, pomade oil based bisa kamu jadikan andalan saat harus menghadiri acara formal atau kegiatan yang mengharuskan kamu berada di luar ruangan seharian. Daya tahannya yang tinggi dijamin akan mengunci tatanan rambut agar tampak rapi setiap saat.

Pomade water based lebih cocok sebagai pelengkap gaya sehari-hari, karena tekturnya yang ringan. Jenis yang ini bisa jadi opsi sempurna saat pergi ke kampus, kantor, atau hang out bersama geng kesayangan.

Kreasi gaya rambut pria dengan pomade
Gaya rambut messy fringe. (Foto: Natasha Estelle)

Salah satu style yang kami suka adalah gaya rambut dengan messy fringe alias poni acak seperti di foto atas. Style ini didapat dengan pomade berbahan dasar air. Kamu bisa mencontoh style ini dengan mengikuti tutorial messy fringe.

Jadi, mana yang cocok dengan kebutuhanmu? Apapun pilihannya, jangan lupa untuk selalu keramas hingga bersih, ya!