Tetap Produktif Saat WFH, Intip Kegiatan Selama Ramadan Ala Cut Memey dan Dea Rizkita, Yuk!

Dua influencer keren ini berbagi tips gimana tetap semangat menjalankan kegiatan selama Ramadan. Baca terus yuk!

Ramadan ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kita semua terpaksa menjalankan ibadah puasa #dirumahaja.

Ada yang senang karena bisa berpuasa sambil Work From Home (WFH), karena punya waktu ekstra untuk menyiapkan bukaan dan dekat dengan keluarga. Namun, tak sedikit pula yang merasa ibadah puasanya terasa lebih berat karena jadi gampang lapar saat #dirumahaja. Kamu termasuk tim yang mana? Hehe.

Puasa #dirumahaja bukan berarti kamu boleh bermalas-malasan dan jadi tidak produktif, lho. Karena pada dasarnya, justru berada di rumah aja memberikan kamu peluang untuk melakukan banyak hal.

Mulai dari beberes lemari baju atau meja rias, mulai berkebun, mendekor ulang kamar tidur, workout sederhana di rumah, sampai belajar masak atau menyiapkan takjil untuk berbuka.

Atau, kamu juga bisa fokus melakukan beauty routine yang selama ini tak bisa kamu lakukan karena sibuk. Hal simpel seperti rajin menyemprotkan hair mist untuk melembutkan rambut juga bisa jadi hal menyenangkan untuk dilakukan. lho. Kegiatan selama Ramadan yang simpel namun berfaedah, bukan?

Kali ini, Tim All Things Hair sudah berbincang dengan dua sosok wanita inspiratif yang mengisi waktu ngabuburitnya selama WFH dengan aktivitas bermanfaat. Adalah Cut Memey, aktris sekaligus instruktur STRONG Nation™ yang kini menetap di Kanada, dan Dea Rizkita, communication practioner yang juga merupakan finalis Puteri Indonesia 2017.

Seperti apa kegiatan selama Ramadan yang dilakukan Cut Memey dan Dea untuk mengisi waktu luangnya di rumah? Simak cerita mereka dalam obrolan singkat berikut ini, yuk!

 

Cut Memey bicara soal kegiatan selama ramadhan
Seperti apa kegiatan selama Ramadan di Ottawa, Kanada? (Foto: @cutmemey/Instagram)

Kegiatan Selama Ramadan Saat Harus #dirumahaja di Ottawa, Kanada.

(Kegiatanku) #dirumahaja selama bulan puasa tidak ada yang berubah. Pagi bangun bikin kopi, bikin sarapan buat keluarga (saat tidak puasa). Bedanya, sekarang anak ada di rumah dan tidak pergi ke sekolah karena corona.

Jadi, sekarang aku keluar rumah cuma untuk belanja groceries saja. Cara workout pun berubah, yang biasanya aku workout harus keluar rumah, sekarang #dirumahaja.

Olahraga tetap 7 kali seminggu. Jadwalku biasanya ngajar dua kali seminggu, dan olahraga buat diri sendiri tetap 5 kali seminggu, tidak berubah selama bulan puasa. Tapi memang agak sedikit ngos-ngosan, tapi aku berusaha untuk tidak mengurangi intensitas olahragaku di bulan puasa.

Cara Cut Memey Tetap Happy dan Menghalau Stres di Tengah Pandemi?

Biar tetap happy dan tidak stres saat harus #dirumahaja, workout jadi senjata andalanku. Workout bikin aku tetap waras, karena kalau aku cuma diam saja, malah jadi tidak produktif. Dengan workout, kita akan mengeluarkan enzim bahagia alias endorfin, jadi otomatis aku happy, hehe.

Cara yang aku lakukan adalah sengaja bikin studio kecil-kecilan di basement untuk aku workout, jadi motivasi biar aku tetap semangat setiap hari.
Biar tetap semangat buat aku tipsnya gampang saja. Lakukan kegiatan seperti biasanya, mandi dan pakai baju yang proper seperti kita mau keluar rumah.

Aku punya target setiap hari harus 10 ribu langkah, minimum. Itu harus terlaksana, bahkan dalam rest day sekalipun. Sebenarnya targetku 15 ribu, tapi jarang terlaksana. Jalan kaki juga bantu aku menghalau stres. Fresh air and workout makes me happy. Melakukan yang aku suka di rumah, seperti beberes dan nonton. Biasa aku nonton seminggu dua kali. It works!

Bagaimana Cara Cut Memey Membagi Waktu Untuk Tetap Workout dan Mengurus Keluarga Setelah Corona?

Sebelum dan sesudah pandemi ini workflow yang berbeda sebenarnya tidak ada. Justru dengan adanya pandemi ini aku senang, karena aku bisa kembali melihat dan ngajar teman-teman yang dulunya bareng aku di Indonesia. Jadinya bisa ketemu secara virtual, olahraga bareng lagi sama mereka. Hal ini jadi sisi baik yang bisa dilihat dari situasi yang kurang mengenakkan.

Kebetulan kelas yang aku ajar sekarang ada di Indonesia, jadi ada perbedaan waktu antara Indonesia dan Kanada. Biasanya, aku ngajar waktu pagi di Kanada, yang berarti malam di Indonesia.

Setelah ngajar, barulah aku membereskan urusan rumah. Enaknya karena anak-anak tidak sekolah, mereka bangunnya lebih siang. Buat aku tidak masalah, selama mereka melakukan kegiatan sesuai jadwal yang aku susun. Setelah semua urusan selesai, baru deh aku punya waktu untuk menyiapkan makanan mereka. Jadi, tidak ada masalah untuk mengatur kegiatan yang lain.

cut memey sedang berolahraga
Kegiatan selama Ramadan Cut Memey diisi workout 7 kali seminggu. (Foto: @cutmemey/Instagram)

Selain Olahraga, Bagaimana Cara Cut Memey Menjaga Tubuh Tetap Sehat dan Fit Selama Berpuasa?

Healthy lifestyle yang aku jalani: banyak minum air putih saat sahur, makan buah yang banyak mengandung air. Saat buka puasa pun, awali dengan air putih dan kurangi makanan manis dan sirup.

Beauty Routine Apa yang Cut Memey Lakukan Agar Tetap Cantik Saat WFH Selama Ramadan?

Beauty routine? Aku nggak sampai memotong atau mewarnai rambut sendiri. Karena kebetulan banget sebelum pandemi, 1 hari sebelum lockdown aku sempat ke salon ngewarnai rambut. Waktu itu sudah mulai ada uban sedikit dan akhirnya aku mewarnai akar rambut.

Aku juga baru beli masker rambut yang bisa aku pakai pas aku keramas. Pengin coba beli alat manicure pedicure sih, tapi ragu apakah akan aku pakai setelah pandemi atau tidak. Tapi yang wajib aku lakukan adalah maskeran sendiri!

 

dea rizkita bicara soal kegiatan selama ramadhan
Kegiatan selama Ramadan Dea Rizkita diisi dengan membuat konten #BelajarTipisTipis di Instagram miliknya. (Foto: @dearizkita/Instagram)

Apa Kegiatan Selama Ramadan yang Dea Lakukan Saat #dirumahaja?

Kegiatanku saat #dirumahaja sama seperti teman-teman pada umumnya. Aku kerja di rumah, dan mulai terbiasa dengan semua yang serba online. Kemarin aku dapat kesempatan ngajar dan talkshow via online, jadi lumayan sibuk.

Lewat Akun @dearizkita, Dea Rutin Memposting Konten #BelajarTipisTipis di Instagram. Cerita Sedikit tentang Hal Ini, dong!

Sebenarnya, tujuan bikin konten ini murni karena aku kangen ngajar saja. Karena dulu sebelum pandemi, aku setiap hari ngajar di instansi-instansi. Tapi saat pandemi semua jadwalku cancel, aku kepengin mengobati rasa rinduku dengan berbagi lewat konten #BelajarTipisTipis.

Aku juga sempat memberi free promotion buat bisnis-bisnis lokal biar bisa bertahan di tengah pandemi seperti sekarang. Karena aku pikir yang sedang berjuang atau struggle bukan cuma aku, tapi semua orang. Dan aku punya motto hidupurip iku urup yang artinya ‘hidup itu nyala’.

Aku mau hidup aku jadi manfaat buat lingkungan sekitarku. Meski sedang pandemi, aku mau tetap bermanfaat sekecil apapun perilaku yang aku lakukan.

Bagaimana Cara Kamu Untuk Tetap Positif di Tengah Situasi Tak Menentu Ini?

dea rizkita bicara soal kegiatan selama ramadhan
Kegiatan selama Ramadan bisa kamu isi dengan hal bermanfaat, seperti kelas online! (Foto: @dearizkita/Instagram)

Cara stay positive during this situation? Sebenarnya naif kalau aku bilang kita harus selalu positif. Karena keadaan yang tidak nyaman ini, keadaan yang serba tidak pasti ini, sebenarnya pasti bikin kita stres.

Kalau aku sih, belajar untuk mulai menyadari sebenarnya perasaan apa sih yang sedang aku rasakan. Dengan aku jujur dengan perasaan sendiri, aku jadi bisa mengobservasi perasaan tersebut dan jauh lebih gampang mencari solusi.

Kalau selama ini teman-teman sering dibilang ‘jangan marah’, ‘jangan sedih’, ‘harus kuat’, saran aku adalah jangan membohongi perasaan sendiri. Jadi kalau saat ini sedang sedih, kecewa, khawatir, tidak apa-apa diakui saja perasaannya.

Asal jangan berlarut. Gunakan perasaan tak nyaman itu sebagai alarm untuk lebih antisipatif. Ubah pola pandang kita menjadi positif, sehingga perasaan tak nyaman itu berubah jadi sebuah opportunity.

Selama WFH, Dea Masih Olahraga Atau Tidak?

Aku biasanya olahraga di gym, tapi sekarang mau tidak mau harus di rumah. Yang penting harus tetap olahraga dan bergerak, sih. Hehe.

Bagaimana Perasaan Kamu Soal Keharusan Tetap #DiRumahAja?

Di bulan puasa ini harus tetap di rumah ya sebenarnya happy nggak happy, sih. Happy karena aku bisa di rumah coba-coba hal baru, mulai belajar painting dan jadi berkebun di lahan yang seadanya.

Tidak enaknya ya aku jauh dari orangtua. Ini puasa pertamaku tidak pulang kampung, rasa sendiri ini tidak nyaman buatku. Tapi tidak boleh egois pulang ke rumah dan bawa virus ke rumah orangtuaku. Karena aku tidak pernah tahu apakah aku ini carrier atau bukan.

Apa Saja Perbedaan Ramadan Tahun Ini dari Sebelumnya?

Ramadan sekarang ini jelas beda banget, aku di Jakarta sejak 2017, sudah tiga tahun merantau. Aku selalu menyempatkan diri untuk pulang ke semarang, ketika aku menjalankan ibadah puasa, mudik ke Bandung.

Selama puasa aku sendirian tak masalah, karena aku punya banyak teman dan kerabat, mengobati rasa kangen ke orangtua.

Tradisi kita mudik sih, yang tidak terlupakan. Karena kita lawan arus, tidak pernah macet. Roadtrip itu sih yang aku kangenin. Naik mobil ngobrol sama keluarga, berhenti, beli oleh-oleh, dan sebagainya. Tahun ini tidak bisa, tapi tidak apa-apa.

Berani Coba Challenge Potong atau Warnai Rambut Sendiri di Rumah?

Kalau potong atau warnai rambut sih aku belum ya, karena lagi ingin memanjangkan rambut. Aku belum seberani itu warnai rambut di rumah.

Tapi aku jadi punya waktu lebih untuk pampering. Lakuin hal yang biasa tidak bisa aku lakuin sering-sering. Seperti scrub badan, maskeran. Dulu seminggu sekali, sekarang bisa setiap hari aku lakukan!

 

Nah, itu dia kegiatan selama Ramadan yang dilakukan Cut Memey dan Dea Rizkita untuk mengisi waktu kosong. Ketimbang rebahan dan menimbun kecemasan dengan baca berita hoax, yuk isi waktumu dengan melakukan hal positif seperti mereka!

Artikel selanjutnya