16 Cara Mengatasi Stres dengan Mengubah Kebiasaan dan Melakukan Kegiatan Bermanfaat

Mengetahui cara mengatasi stres yang tepat adalah ilmu yang penting dewasa ini. Keadaan dunia yang sedang tidak baik-baik saja bisa mempengaruhi kesehatan mentalmu. Jarak yang makin nyata, ancaman virus yang makin dekat, dan juga permasalahan sosial yang makin problematis mau tak mau bisa buat kamu makin stres.

Terkadang kita menyadari bahwa kita sedang tidak baik-baik saja. Namun seringkali, ada yang tidak menyadarinya karena tuntutan dalam hidupnya memaksa ia untuk tetap beraktivitas seperti biasa dan mengabaikan kebutuhan emosinya. Salah satu ciri-ciri stres adalah rasa frustrasi, marah, khawatir, gugup bahkan paranoid. Stres bisa membuatmu kehilangan gairah hidup dan motivasi. Hal-hal yang biasanya kamu nikmati doesn’t spark joy anymore.

Sebagian orang bisa mengidentifikasinya dengan cepat, namun sebagian lainnya seringkali denial dengan keadaan. Jika tidak ditangani segera, kamu akan mengalami yang dinamakan dengan burnout.

Stres bukan hanya miliki kaum dengan privilese maupun kaum yang tidak berada, namun tekanan emosional ini tidak pandang bulu. Hal ini bisa menjurus ke arah yang serius, bahkan mempengaruhi kondisi fisik. Kamu pasti tahu kan, kalau stres adalah salah satu penyebab rambut rontok?

Nah, sebelum stres dan burnout menggerogoti kamu dari dalam dan luar, coba yuk lihat 12 cara mengatasi stres yang sudah kami kumpulkan di sini!

1. Olahraga.

Jangan buru-buru ilfeel dengar kata ‘olahraga’, karena aktivitas fisik ini memang terbukti secara ilmiah akan efeknya terhadap tubuh. Saat kamu berolahraga (bahkan beberapa jam setelahnya), tubuhmu menghasilkan hormon endorphins atau dikenal sebagai feel good hormones. Hormon ini bisa membuat kamu bahagia, memberikan energi, serta membuat ototmu lebih rileks.

Wanita asia berolahraga di rumah
Olahraga yuk! (Foto: Shutterstock)

Tidak perlu berat-berat kok! Coba dengan berjalan kaki 30 menit di luar rumah atau ikuti video tutorial olahraga di Youtube. Berolahraga 30 menit dalam sehari akan membawa perubahan besar untukmu.

Mau coba olahraga di rumah? Lihat pilihan gaya rambut olahraga di sini!

2. Konsumsi Makanan Sehat.

You are what you eat. Makanan yang kamu konsumsi bukan hanya memberikan manfaat untuk raga, namun juga untuk kesehatan jiwamu. Coba deh, tambahkan menu makanan yang padat nutrisi, rendah kalori, dan membuat kamu kenyang lebih lama tanpa membuat gula darah melonjak tinggi.

Lonjakan gula darah yang tinggi bisa membuat kamu mengantuk di siang hari! Rasa kantuk dapat membuatmu menunda pekerjaan, dan menunda pekerjaan bisa membuat kamu makin stres.

Tips Editor: Lakukan sedikit demi sedikit. Ubah satu demi satu kebiasaan. Misalnya, minggu pertama mulai dengan perbanyak sayur dan buah. Minggu kedua, kurangi konsumsi gula tambahan. Minggu ketiga, variasikan asupan protein. Tahu kan, kalau protein punya pengaruh besar terhadap pertumbuhan rambut?

Psst… mengonsumsi makanan padat nutrisi membuatmu kenyang lebih lama. Tip bagus nih, buat yang lagi ingin menurunkan berat badan!

3. Self-pampering.

Cara mengatasi stres juga bisa dari fisik, loh. Memanjakan tubuhmu dan kepalamu adalah salah satu wujud cinta pada diri sendiri dan akan mengisimu dengan pikiran-pikiran positif! Otomatis hal ini akan membuatmu jadi lebih bergairah dalam hidup.

Coba jadwalkan body scrub dan hair mask minimal 2 kali seminggu. Kamu bisa menggunakan Dove Hair Growth Ritual Creambath. Kandungan cone flower dan white tea bukan hanya dapat membuat rambutmu halus, namun juga punya aroma yang menenangkan. Bisa membuat kamu makin rileks!

4. Grooming.

Menyisir dan memijat rambut bisa punya efek menenangkan, baik dilakukan oleh orang lain maupun diri sendiri. Meskipun pikiranmu sedang kalut, bukan berarti rambut boleh ikut kusut. Kenyataannya, memiliki good hair day bisa bikin mood kamu happy seharian!

Wanita asia menyisir rambut untuk menghindari stres
Menata rambut akan meningkatkan mood kamu! (Foto: Shutterstock)

Saat sedang stuck sama sesuatu yang sulit, coba berhenti sejenak lalu sisir rambutmu. Tata dengan gaya rambut yang belum pernah kamu coba, mulai dari Dutch braid atau bahkan bubble ponytail.

5. Meditasi.

Meditasi bukanlah cara mengatasi stres yang klise, loh! Mengatur napas dan berlatih mengosongkan pikiran memang cara yang tepat untuk mengurai benang kusut dalam pikiranmu.

Kamu hanya butuh 10 menit untuk melakukannya setiap hari. Ada banyak tutorial guided meditation yang bisa kamu coba di Youtube!

6. Mulai Hobi Baru.

Memulai hobi baru? Nggak telat kok! Kamu bisa mulai memelihara tanaman, main game, atau bahkan belajar alat musik. Mulai hal baru adalah salah satu mood booster yang efektif. Hobi dapat membuatmu termotivasi untuk tetap menjalani hari.

1. Rencanakan Harimu.

Wanita asia menyusun to do list
Rencanakan harimu dengan detail. (Foto: Shutterstock)

Selain karena rasa terisolasi dan hiburan yang terbatas, tugas kuliah atau kantor yang menumpuk juga bisa bikin stres. Salah satu cara mengatasi stres akan deadline adalah menuliskan rencana. Membuat to-do list adalah strategi untuk membuatmu fokus dalam menyelesaikan tugas berdasarkan skala prioritas.

Rencanakan harimu pada pagi hari atau pada awal minggu. Urutkan dari prioritas atau waktu yang kamu butuhkan untuk mengerjakannya. Selalu realistis dalam mengukur waktu yang dibutuhkan dan berapa banyak tugas yang bisa diselesaikan pada hari itu.

2. Jadikan To-Do List sebagai Daily Goals.

Perlakukan to do list-mu sebagai sebuah daftar kemenangan kecil setiap harinya. Jangan jadikan sebagai beban, tapi jadikan sebuah goal harian yang sangat menyenangkan jika selesai.

Jangan lupa memberikan self-reward jika bisa menyelesaikannya tepat waktu!

3. Lakukan Hal yang Paling Mudah Terlebih Dahulu.

Beberapa dari kita merasa overwhelmed karena salah strategi. Pernah mendengar istilah eating the frog? Nah, eating the frog ini adalah istilah untuk kondisi seseorang yang melakukan pekerjaan paling berat terlebih dahulu dibandingkan yang ringan. Rasa puas dalam menyelesaikan tugas terberat dipercaya bisa membuat kamu makin termotivasi untuk menyelesaikan semua pekerjaan tepat waktu.

Namun, tidak semua orang bisa melakukannya. Terkadang eating the frog justru memakan lebih banyak waktu, sehingga sisa pekerjaan jadi tidak selesai. Jika kamu mudah stres karena hal ini, coba deh lakukan sebaliknya!

Urutkan to-do list berdasarkan hal yang paling ringan terlebih dahulu. Semakin banyak kamu bisa menyelesaikan pekerjaan, semakin kamu akan termotivasi untuk jadi produktif.

4. Mendengarkan Lagu.

Dalam sebuah jurnal yang berjudul “The Effect of Music on the Human Stress Response” yang diterbitkan pada tahun 2013, ditemukan bahwa musik memiliki pengaruh terhadap sistem kerja endokrin (sistem yang mengatur pelepasan hormon) dan psikis manusia.

Ternyata level kortisol saat mendengarkan musik jauh lebih rendah dibandingkan saat tidak mendengarkannya! Coba deh dengarkan musik sambil beraktivitas dan buktikan sendiri.

5. Mulai Sebuah Jurnal.

Wanita asia menulis jurnal untuk mengatasi stres
Menuangkan isi pikiran akan membantumu. (Foto: Shutterstock)

Merencanakan hari berbeda dengan menulis jurnal. Journaling lebih bersifat personal, karena menulis jurnal adalah menuangkan isi pikiran. Hal ini bisa jadi cara mengatasi stres karena kamu bisa mengekspresikan emosi dengan baik dan berkomunikasi dengan diri sendiri.

Kamu bisa membuat habit tracker atau mood tracker untuk mengidentifikasi apa saja yang membuatmu stres. Tuliskan juga apa yang kamu butuh dan kamu inginkan, baik secara fisik maupun emosional. Pastikan semua kebutuhanmu ini bisa kamu penuhi!

6. Tahu Kapan Harus Beristirahat.

Sejak beraktivitas di rumah saja, batas antara tanggung jawab dan kebutuhanmu menjadi semakin melebur. Tak usah sungkan untuk beristirahat. Akui bahwa kamu juga butuh rehat meskipun sedang tak bisa ke mana-mana.

Coba ambil satu hari libur pada weekdays untuk beristirahat. Kamu bisa mengisinya dengan semua kegiatan yang kamu suka atau hanya untuk tidur. Laptop saja butuh shut down, loh! Apalagi kamu.

7. Perbaiki Jam Tidur.

Kalau kamu selalu merasa stres, coba deh cek jam tidurmu. Kurang tidur bisa mempengaruhi mood, loh! Pada umumnya orang dewasa butuh tidur 7-8 jam per harinya agar tubuh bisa berfungsi dengan normal.

Meskipun sibuk, jangan lupa untuk penuhi kebutuhan yang satu ini, ya.

1. Log Off dari Social Media.

Terkadang salah satu penyebab stres muncul dari faktor eksternal. Social media punya andil besar terhadap ini! Melihat kesuksesan orang lain terkadang bisa membuat kita merasa kurang kompetensi. Padahal masing-masing orang punya perjalanannya sendiri! Perjuanganmu dan perjuangan orang lain tentu beda cerita. Stop membanding-bandingan pencapaianmu dengan orang lain.

Kalau hal ini membuatmu risau, ada baiknya kamu log off dari media sosial untuk sementara. Fokus terhadap kebutuhanmu sendiri. Bisa, yuk?

2. Sapa Minimal 3 Teman dalam Satu Hari.

Berinteraksi dengan teman adalah cara untuk tetap terkoneksi dengan dunia luar. Hal ini akan mengurangi rasa stres karena kamu tidak akan merasa sendirian. Perasaan terhubung adalah hal yang paling kamu butuhkan saat ini! Coba deh telepon minimal 3 temanmu secara rutin atau sekadar video call 10 menit per harinya.

Pilih 3 teman yang punya pengaruh positif terhadap kamu. Hindari teman-teman yang hanya suka membicarakan orang lain. Start a meaningful conversation.

Kamu juga bisa merencanakan main online game bersama seperti Mobile Legends, PUBG, atau bahkan Among Us!

3. Konsultasi Pada Ahli.

Kami tidak menyarankan kamu untuk self-diagnose. Jika kamu merasa tekanan hidupmu sudah tak bisa terbendung lagi, jangan pernah ragu untuk berkonsultasi pada ahlinya. Psikolog dan terapis memiliki ilmu yang tepat untuk mengurai kegelisahanmu dan memberikan saran terbaik untukmu.

Jika kamu merasa butuh bantuan atau sekadar butuh seseorang untuk mendengarkan, ada banyak layanan kesehatan jiwa profesional yang bisa kamu hubungi. Jangan ragu untuk meminta bantuan karena kesehatan mentalmu adalah prioritas nomor satu!

Artikel selanjutnya

Hair Quiz